Instalasi Air Minum Jakarta Rentan Gangguan - -

Instalasi Air Minum Jakarta Rentan Gangguan

Nyaris seluruh produksi air bersih di Jakarta tak bisa dipenuhi sendiri oleh Jakarta. Hingga saat ini, kebutuhan air bersih dan air minum masyaraat Jakarta dipasok dari luar Jakarta. Pertama, dari bendungan Jatiluhur di Purwakarta yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta (PJT) II.

Masih belum cukup, salah satu operator PAM Jaya, yaitu PT Palyja diharuskan membeli air curah dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Tangerang yaitu sebanyak 30% dari seluruh pasokan. Khusus operator PAM Jaya wilayah timur, yaitu PT Aetra Air Jakarta, pasokan air bakunya 100% berasal dari Jatiluhur.

Yang jadi problem, harga air curah yang dipatok PDAM TKR ke PT Palyja, terlihat jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga air baku dari Jatiluhur. Hal itu mempengaruhi biaya-biaya yang nantinya akan dibebankan ke rekening pelanggan atau masuk ke kas daerah.

Persoalan berikutnya adalah perjalanan air yang dipasok dari Jatiluhur ke Jakarta cukup jauh. Selama dalam perjalanan sejauh 70 km banyak mengalami gangguan yang mengakibatkan menurunnya kualitas air. Apalagi, di saat musim hujan, air baku Jatiluhur banyak terkontaminasi lumpur dan limbah.

Jika demikian,ini tutur head of Responsibility and Corporate Communications Palyja Meyritha Maryani biaya untuk menjernihkan menjadi lebih mahal. Persoalan berikutnya adalah masih adanya kebocoran di jaringan distribusi maupun di tingkat pelanggan. “Kebocoran itulah selama ini kami upayakan terus turun kembali,” kaya Mey.

Gangguan listrik termasuk yang jadi langganan Palyja. Jika tak ada aliran listrik, kata dia, air bersih maupun produk air bersih yang akan disalurkan ke pelanggan terganggu. Kali terakhir, gangguan melanda Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taman Kota. Gangguan berupa listrik mati dari PLN akibat banjir Januari 2014. “Saat ini, Palyja sedang berupaya melakukan solusi terbaik agar keadaan bisa kembali normal dalam waktu dekat,” kata Mey lagi. (saksono)

BERITA TERKAIT

Asosiasi Vape Ungkap Penyalahgunaan Rokok Elektrik

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto, mengungkapkan vitamin E asetat yang dicampurkan pada cairan rokok elektrik merupakan penyebab…

Yayasan Lentera Anak Dukung Larangan Rokok Elektronik

Ketua Yayasan Lentera Anak Lisda Sundari mendukung rencana pemerintah untuk melarang rokok elektronik sebagai upaya melindungi anak-anak Indonesia. "Kami sering…

Dukungan vs Penolakan Pelarangan Rokok Elektronik

Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah melakukan kajian tentang rokok elektronik yang tampaknya berujung pada rekomendasi…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berambisi untuk membangun perekonomian yang berkelanjutan…

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Investasi Tekan Utang Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berambisi untuk membangun perekonomian yang berkelanjutan…

Optimis Ekonomi 2020 Tpumbuh di Atas 5,3% - Optimis Ekonomi 2020 Tumbuh di Atas 5,3%

Optimis Ekonomi 2020 Tumbuh di Atas 5,3% Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi  akan tumbuh sesuai dengan target APBN 2020 sebesar 5,3…