Tukang Harian Atau Borongan?

Perkara membangun rumah, tukang merupakan elemen terpenting yang harus ada. Tetapi, permasalahanya bukan perkara mudah. Mencari pekerja (tukang) dan sistem pengupahannya sangatlah rumit, tetapi kalau jeli dan dipertimbangkan secara matang bukan mustahil tukang bangunan idaman akan didapatkan. Mengenai tukang bangunan sendiri ada yang disebut tukang harian dan borongan. Lantas mana yang lebih menguntungkan, simak uraian di bawah ini.

Sistem Harian

Tukang dengan sistem harian, sebaiknya pakai jika pemilik rumah mempunyai waktu yang cukup untuk mengawasi pekerjaan mereka. Biasanya, untuk sistem ini, pemilik rumah harus menyiapkan material secara matang, dengan kata lain segala yang di butuhkan untuk keperluan dalam pekerjaan tukang harus tersedia.

Pemilik rumah juga harus bisa memberi pengarahan apa saja yang perlu di kerjakan oleh si tukang, jika anda kurang paham mengenai hal ini sebaiknya Anda minta bantuan orang yang lebih faham atau menggunakan jasa mandor bangunan. Tujuannya, agar pekerjaan tukang bisa terorganisir bahkan pekerjaannya bisa lebih terarah lagi. Sehingga proses pembangunan rumah pun tak akan memakan waktu yang lama.

Sistem Borongan

Untuk sistem ini, pembayaran yang dilakukan atas dasar hasil dari pekerjaan kebanyakan pembayaran dilakukan bertahap. Jangan salah, banyak tukang “nakal” di luar sana, uang sudah diberi tapi mereka lari dari tanggungjawabnya.

Maka dari itu, sebelum menentukan salah satu sistem pemborong, hendaknya dipertimbangkan dahulu waktu,tingkat kesulitan pengerjaan dan penggunaan bahan material yang disesuaikan dengan model rumah yang di harapkan, sehingga apa yang menjadi keinginan pemilik bisa terwujud seperti model dan desain rumah yang di harapkan, tentunya sesuai dengan kwalitas bahan dan hasil pekerjaan yang baik.

BERITA TERKAIT

Siapa Lebih Dipercaya, Menkes atau IDI?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan 27 merek produk makarel mengandung parasit cacing. Temuan ini diperoleh setelah BPOM meneliti…

Pelaporan Manual, e-Filing, atau e-Form?

Oleh: Wuriningsih, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Salah satu kewajiban wajib pajak setelah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah melaporkan…

Modal Asing Diundang atau Datang Sendiri?

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Satu arus utama dalam sistem ekonomi pasar liberal memberikan sebuah global…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Program Rumah DP Nol Rupiah Butuh Aturan Jelas

Program Rumah DP Nol Rupiah Butuh Aturan Jelas NERACA Jakarta - Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Kualitas Hidup Jadi Pertimbangan Pilih Hunian

Kualitas Hidup Jadi Pertimbangan Pilih Hunian NERACA Tangerang - Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi mengatakan masyarakat saat ini lebih…

APL: Batam Masih Jadi Incaran Pemburu Properti

APL: Batam Masih Jadi Incaran Pemburu Properti NERACA Jakarta - Sesuai dengan program prioritas, dan usulan masyarakat dalam musyawarah perencanaan…