Investasi Saham & Reksadana Lebih Baik Ketimbang Emas

NERACA

Agar tidak merepotkan dan menjadi beban, investasi sangat diperlukan untuk masa depan yang lebih baik. Namun, banyak orang yang masih ragu maupun bingung memilih investasi mana yang ingin dijalani.

Manajer Portofolio Ekuitas Schroeders Indonesia Irwanti mengatakan ada beberapa alternatif investasi yang lebih baik ketimbang emas yang dapat digunakan masyarakat. saham adalah salah satunya.

Dia menjelaskan selama ini masih banyak masyarakat memilih emas sebagai sarana untuk berinvestasi. Namun, tren investasi dalam bentuk emas hanya terjadi pada tahun 2008 yang diikuti eforia. Padahal, jika investor percaya Indonesia akan terus baik, maka saham akan jadi alternatif investasi paling tinggi.

"Keputusan investasi saham harus didasari kepercayaan dengan Indonesia. Harga emas lebih mudah naik-turun dibandingkan saham. Kalau saham itu naiknya lebih konstan walaupun setiap tahun ada gejolak. Saham lebih aman daripada emas. Saham sangat likuid," ujar dia.

Adapun bagi masyarakat yang masih ragu untuk berinvestasi di pasar saham alias investor konservatif, Irwanti mengatakan mereka dapat memilih reksadana campuran sebagai alternatif investasi. Reksadana campuran adalah gabungan dari saham dan obligasi.

“Dengan tingkat risiko lebih rendah dibandingkan saham, reksadana campuran dapat menjanjikan return di atas bunga bank. Selain itu tingkat risikonya lebih rendah dibanding saham," jelas dia.

Related posts