Hemat Energi Ditargetkan 27%

Hemat Energi Ditargetkan 27%

Jakarta---Setelah melakukan langkah efisiensi anggaran, kini pemerintah memunculkan gerakan lagi, yakni penghematan terhadap energi dan air. Gerakan penghematan dua sektor ini ditargetkan sekitar 27%. “Khusus untuk listrik pemerintah menargetkan penghematan sebesar 27% dari sebelumnya 10-25%. Penghematan listrik dari hitungan ESDM mencapai Rp2,5 triliun per tahun,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Radjasa kepada wartawan di Jakarta,26/7.

Lebih jauh kata Hatta, gerakan hemat energi tersebut merupakan implementasi dan penjabaran dari Inpres 2/2008 yang sudah ada.dan dipimpin langsung oleh Kementrian ESDM sebagai leading sektornya. "Jadi Menteri ESDM sebagai ketua harian, menko nanti ketua, itu kita memberikan target kepada lembaga-lembaga pemerintah, mulai dari kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, lembaga negara dalam hal ini sekjennya,” tambahnya.

Selain lembaga pemerintah, kata Hatta, sasaran penghematan juga mengarah pada sejumlah BUMN, BUMD dan bupati gubernur walikota”. Semua kita melakukan gerakan penghematan energi dan air," tegasnya.

Menyinggung soal penghematan BBM, lanjut Ketua umum PAN ini, menargetkan penghematan hingga mencapai 10%. "Kita harus berani meng-cut off konsumsinya itu di lingkungan 10%. Dari dulu juga berjalan, cuma karena waktu itu BBM harganya turun, kita juga menurunkan harga, ini terasa agak kendor. Seharusnya nggak boleh kendor," jelasnya.

Menurut Hatta, jika ada kementerian/lembaga yang tidak menjalankan aturan ini dengan baik maka akan menjadi catatan dari kinerja kementerian atau lembaga bersangkutan. "Itu Inpres (Intruksi Presiden). Presiden bisa melihat bagaimana menyangkut kinerja nanti," jelasnya.

Pasalnya, tambah Hatta, nantinya akan dilakukan pengawasan dalam pelaksanaan Inpres tersebut. "Kemudian ini dilakukan monitoring melalui gugus tugas dan dilakukan di setiap kementerian dan lembaga memiliki gugus tugas di bawah sekjennya dan biro umumnya dan memonitoring setiap seminggu dan melaporkan setiap sebulan sekali melalui ketua, menteri ESDM dan menko, kemudian itu dilaporkan kepada presiden tiap 3 bulan kemajuan-kemajuannya," imbuhnya

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, mengatakan penghematan anggaran dari Kementerian dan Lembaga (KL) pada 2011 mencapai Rp17 triliun dari target sebesar Rp20 triliun. "Rencana penghematan pelaksanaannya di KL bisa lebih cepat dilaksanakan dan jumlahnya telah meningkat jadi Rp17 triliun," katanya.

Menkeu menjelaskan anggaran yang berhasil dihemat itu diharapkan dapat digunakan untuk percepatan berbagai program prioritas, seperti menjaga ketahanan pangan dan subsidi energi. "Secara umum mengenai pergerakan penghematan cukup baik tinggal meyakinkan KL untuk sanggup menjalankan program prioritas dengan menggunakan dana hasil penghematan itu. Kita tetap memperhatikan BBM bersubsidi dan juga risiko fiskal dari subsidi listrik," ujarnya.

Dirjen Anggaran, Herry Purnomo, menambahkan berdasarkan Inpres 7/2011, KL diharuskan melakukan upaya penghematan untuk percepatan target rencana kerja pemerintah, peningkatan sarana infrastruktur, dan pelaksanaan program kluster IV.

Namun, ada beberapa anggaran yang tidak boleh dipotong untuk dihemat, seperti anggaran pendidikan, anggaran pemenuhan proyek multiyears, serta anggaran belanja operasional termasuk pinjaman luar negeri. **cahyo

BERITA TERKAIT

Energi Mega Persada Rambah Bisnis Petrokimia - Bangun Pabrik PTA

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana masuk ke bisnis petrokimia. Hal ini ditandai…

Maksimalkan Energi Terbarukan

  NERACA   Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha menginginkan pemerintah dapat benar-benar memaksimalkan pengembangan…

Waspadai Gejolak Pangan dan Energi

Awal 2018 perekonomian Indonesia diwarnai dengan dinamika harga pangan dan energi yang berpotensi menjadi ‘batu sandungan’ bagi upaya akselerasi perekonomian.…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Berantas Pungli, Pelindo I Luncurkan E-Berthing

  NERACA Riau - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Launching E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura,…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…