Produksi Semen Indonesia Tumbuh Tipis

Tahun ini, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menargetkan kapasitas produksi semen mencapai 31 juta ton lebih atau hanya tumbuh tipis dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 30 juta ton. Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto mengatakan, target produksi tahun depan ditopang dari pabrik semen di Tonasa dan Tuban yang sudah meningkat kapasitas produksinya.

Selain itu, juga akan didukung akan dibangunnya dua pabrik baru milik SMGR di Rembang, Jawa Tengah dan Padang, Sumatra Barat,”Kedua pabrik senilai Rp7,5 triliun ini akan mulai digarap pada kuartal I tahun ini juga," kata Dwi di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, perseroan juga berencana mengembangkan bisnis semennya dengan membangun pabrik di Indonesia bagian timur,”Kami akan kembangkan pasar ke Indonesia bagian Timur dengan cara membangun pabrik di sana supaya bisa memotong jalur distribusi. Dengan begitu, untuk masyarakat Indonesia bagian Timur diharapkan bisa mendapatkan harga semen yang lebih murah ketimbang saat ini yang tergolong mahal," ujar Dwi.

Terkait kinerja SMGR di 2014, Dwi optimis pendapatan serta penjualan semennya akan tetap tumbuh di tengah kondisi perekonomian global saat ini yang masih belum pasti dan bertepatan dengan adanya pesta demokrasi (Pemilihan Umum/Pemilu),”Tahun ini kami menargetkan adanya pertumbuhan revenue sekitar 12%-13%. Selain itu, penjualan semen SMGR ditargetkan bisa tumbuh di atas 10%," tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Penerimaan Pajak Diperkirakan Tumbuh 17,4%

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan memperkirakan penerimaan pajak hingga akhir Desember 2018…

Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar - Dorong Pemerataan Infrastrukur

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…