Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp280,58 Miliar

Kamis, 06/02/2014

NERACA

Jakarta- PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Gedung mengantongi kontrak baru sebesar Rp280,58 miliar. Anak usaha perseroan ini akan mengerjakan proyek Cengkareng Business Centre yang berada di wilayah Rawa Bokor, Cengkareng.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk, M. Aprindy mengatakan, Adhi Persada Gedung akan menggarap proyek pembangunan gedung perkantoran, Cengkareng Business Centre dengan nilai kontrak mencapai Rp280,58 miliar. Dalam kontrak yang disepakati, Adhi Persada Gedung akan mengerjakan proyek tersebut selama 18 bulan. “Lingkup pekerjaan, yaitu struktur, arsitektur, dan plumbing (SAP).” kata M. Aprindy dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (5/2).

Diketahui, PT Adhi Persada Gedung merupakan anak usaha perseroan yang bergerak di bidang usaha kontraktor spesialis gedung bertingkat tinggi. Anak usaha ini dibentuk pada akhir tahun 2013 lalu dengan modal dasar dan disetor masing-masing sebesar Rp 200 miliar dan Rp 50 miliar. Kepemilikan saham perseroan dalam perusahaan ini mencapai 99% dan Koperasi Adhi Sejahtera sebesar 1%.

Melalui anak usaha lainnya yang fokus pada pengembangan bisnis properti, emiten konstruksi ini tercatat akan menggarap sejumlah proyek properti, khususnya dengan kerja sama antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di antaranya, proyek mixed use Grand Dhika Injoyo, Surabaya seluas 6 hektar yang akan digarap oleh PT Adhi Persada Properti (APP). Nilai proyek Grand Dhika Injoyo ini disebut sebut mencapai Rp 3,4 triliun.

Selain itu, juga Grand Dhika Daan Mogot, Jakarta, seluas 9 hektar. Rencananya, Adhi Persada Properti akan membangun 4 menara apartemen, 5 menara perkantoran, 1 menara hotel dan ruang ritel dengan total nilai Rp 5 triliun. Adapun proyek lainnya, yaitu Grand Dhika City Juanda, Surabaya seluas 5.500 meter persegi.

Di proyek tersebut APP menjalin aliansi strategis dengan Angkasa Pura untuk pembangunan perkantoran, hotel dan ruang konvensi. “Proyek mixed use ini akan mulai kami kembangkan tahun 2014 hingga 4 sampai 7 tahun mendatang karena merupakan proyek jangka panjang,” kata Direktur Pengembangan dan Penjualan PT Adhi Persada Properti, Pulung Prahasto.

Sedangkan proyek mixed use yang dikerjakan sendiri adalah Grand Dhika City Keputih, Surabaya, seluas 1,1 hektar yang terdiri atas apartemen dan perkantoran, serta Grand Dhika City Jatiwarna, Bekasi, seluas lebih dari 4 hektar dengan nilai proyek sekitar Rp 2 triliun.

Beberapa proyek lainnya, yaitu Grand Dhika City di Bekasi, Jatinangor Apartemen (Bandung), Apartemen Grand Taman Melati Margonda (Depok), dan Apartemen Yogyakarta (Yogyakarta). Untuk masa konstruksi proyek diperkirakan mencapai 18 bulan untuk satu menara (tower) apartemen. Adapun masa penjualan tiap proyek diharapkan selesai dalam dua tahun. Pasalnya, selain karena kualitas produk terjamin sesuai spesifikasi yang dijanjikan, pelaksanaan pembangunan tentunya sesuai tahapan proses perizinan yang berlaku. (lia)