BBJ Cabut Keanggotaan Central Asset

PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) kemali mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) PT Central Asset Futures (CAF) terhitung sejak tanggal 3 Februari 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pencabutan Surat Persetujuan Anggota Bursa merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Bappebti Nomor: 01/BAPPEBTI/KEP-PENCABUTAN/SA/01/2014 tanggal 27 Januari 2014 Tentang Pencabutan Izin Usaha Untuk Menyelenggarakan Kegiatan Sebagai Pialang Berjangka Atas Nama PT Central Asset Futures serta surat PT Bursa Berjangka Jakarta No. L/BBJ/DIR/06-10/258 tanggal 2 Juni 2010 perihal Pembekuan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) PT Central Asset Futures.

Dengan pencabutan keanggotaan bursa ini, tidak menghilangkan semua kewajiban keuangan yang timbul kepada nasabah, bursa, lembaga kliring, dan pihak lainnya dalam pelaksanaan kegiatan perdagangan berjangka melalui bursa. Serta tidak menghapus konsekuensi yang timbul atas pelanggaran yang pernah dilakukan oleh CAF. BBJ mengimbau kepada para nasabah untuk memonitor kelanjutan pencabutan Surat Persetujuan Anggota Bursa kepada CAF tersebut. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Cabut Izin Usaha Dua Multifinance

  NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan kembali mencabut izin usaha dua multifinance, antara lain PT Tossa Salimas Finance…

Setujui Skema Restrukturisasi, Kominfo Pastikan Tak Cabut Izin Frekuensi Bolt dan First Media

Setujui Skema Restrukturisasi, Kominfo Pastikan Tak Cabut Izin Frekuensi Bolt dan First Media NERACA Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika…

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sinarenam Jatiasih

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Sinarenam Permai Jatiasih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Kemarin Tumbuh 0,17%

NERACA Jakarta – Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan pada minggu ke-3 bulan Desember mencatat indeks harga saham gabungan…

Estika Tiara Bidik Dana IPO Rp 226,11 Miliar

PT Estika Tata Tiara mengincar dana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga Rp226,11 miliar. Calon emiten distribusi makanan…

PLI Mulai Pasarkan Double Great Residence

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) mulai melakukan pembangunan hunian edukasi pertama di Serpong, Double Great Residence (dahulu K2 Park) pada…