Plaza Indonesia Bikin Perusahaan Baru

Garap Revitalisasi Kota Tua

Rabu, 05/02/2014

NERACA

Jakarta- Untuk menggarap revitalisasi pembangunan Kota Tua, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mendirikan anak usaha baru, PT Pembangunan Kota Tua Jakarta. Pendirian anak usaha ini merupakan kerja sama usaha patungan dari sembilan perseroan terbatas yang bergerak dalam bidang properti yang akan beroperasi secara komersial,”Pembangunan kota tua Jakarta selanjutnya akan beroperasi secara komersial dengan memperhatikan segala ketentuan hukum yang berlaku.” kata Sekretaris Perusahaan PT Plaza Indonesia Realty Tbk, Fitri Irmawati di Jakarta, Selasa (3/2).

Kesembilan perseroan yang termasuk dalam kerja sama pembangunan Kota Tua ini, menurut dia, yaitu PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, PT Ciputra Development Tbk, PT Best Engineering Contractor and Agencies Indonesia, PT Karunia Jaya Sukses, PT Muara Wisesa Samudra, PT Taman Harapan Indah, PT Saratoga Intiperkasa, dan PT Mitra Lintas Surya. “Penyertaan saham perseroan dalam pembangunan kota tua Jakarta adalah 10%.” imbuhnya.

Sebelumnya, PT Plaza Indonesia Realty Tbk juga menjalin kerja sama dengan Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) untuk mendirikan perusahaan PT Jababeka Plaza Indonesia. Pendirian perusahaan ini sebagai realisasi dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani keduanya pada akhir semester pertama 2013 dalam rangka kerja sama usaha patungan di kawasan area Jababeka.

Disebutkan, penyertaan saham perseroan dalam PT Jababeka Plaza Indonesia adalah 70%. PT Jababeka Plaza Indonesia sendiri didirikan dengan tujuan untuk pembangunan mixed use development di kawasan Jababeka di atas lahan sekitar 4 hektar. Selanjutnya, perusahaan yang baru dibentuk ini akan beroperasi secara komersial dengan memperhatikan segala ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam rencana bisnisnya, pembangunan mixed used developments ditujukan untuk kalangan menengah dan atas. Proyek tersebut meliputi pusat perbelanjaan, convention hall, hotel berbintang, apartemen dan perkantoran. Proyek tersebut akan dibangun di kawasan seluas 16 hektare dan bersebelahan dengan Jababeka Golf Course.

Komisaris Utama Jababeka Residence, Tanto Kurniawan sebelumnya mengatakan, dalam beberapa bulan lagi, kedua perusahaan akan mendapatkan gambaran luas yang akan dibangun. Kedua perseroan telah mencadangkan dana belanja modal bukan hanya untuk satu proyek, melainkan untuk beberapa proyek. Selain proyek mixed used developments, akan dibangun beberapa gedung apartemen pada Oktober tahun 2013.

Menurut dia, ground breaking proyek tersebut diperkirakan akan dilakukan pada tahun 2014. Namun, hal tersebut tergantung dari beberapa aspek, terutama dari studi, pendanaan dan marketing. Targetnya, proyek mixed used development menyasar 10 ribu ekspatriat yang tinggal di Jababeka. Namun, dia meyakini market untuk kawasan di luar Jababeka, seperti Harapan Indah, Lippo Cikarang, Grand Wisata dan Karawang memiliki potensi yang lebih besar lagi. (lia)