Blue Bird Belum Lengkapi Syarat IPO

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengungkapkan, rencana PT Blue Bird untuk go public belum disetujui karena belum memenuhi persyaratan penawaran saham umum perdana yang sudah di tentukan, “Blue Bird masih dalam proses pemenuhan persyaratan, belum bisa dikatakan sudah berapa persen prosesnya. Kalau sudah selesai kita sampaikan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida di Jakarta, Selasa (4/2).

Terkait persyaratan yang belum dipenuhi oleh perseroan, Nurhaida enggan menyebutkannya karena masih dalam proses. Pelaksanaan IPO perusahaan operator taxi ini juga telah mundur dari target awal akhir tahun 2013. Sebab, perseroan menggunakan buku keuangan Juni 2013 dan masa buku tersebut akan habis enam bulan ke depan.

Dalam pelaksanaan IPO, perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan sudah melakukan mini expose di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 September 2013. Sebelumnya juga dikabarkan Blue Bird menargetkan dana perolehan IPO senilai US$600 juta.

Sebelumnya, Nurhaida pernah bilang, pihaknya membantah telah mempersulit atau menghalangi pelaksanaan Blue Bird untuk IPO lantaran sudah lama mendaftar, namun belum juga disetujui, “Selama ini OJK tidak pernah menghalangi IPO perusahaan taksi tersebut. Hal ini ditunda karena masih ada dokumen yang belum dilengkapi Blue Bird,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar - Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Jasa Utama Capital Bawa Tiga Perusahaan IPO

Minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal hingga akhir tahun cukup besar, meskipun saat ini kondisi pasar saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…