Regulator Cabut Izin Usaha BPR Vox Modern

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Vox Modern Danamitra Serpong, Banten, terhitung 29 Januari 2014. Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Kartika Wirjoatmodjo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (3/2), menyebutkan pencabutan izin usaha itu berdasar Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 4/KDK.03/2014.

BPR Vox Modern Danamitra tercatat beralamat di Jalan Raya Serpong Km 2 Serpong, Tangerang, Provinsi Banten. Dengan dikeluarkannya surat keputusan pencabutan izin usaha tersebut, maka LPS menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai dengan UU No 24 Tahun 2004 tentang LPS sebagaimana telah diubah dengan UU No 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya.

LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar dalam rangka pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Vox Modern Danamitra.

Rekonsiliasi dan verifikasi akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha. Sementara itu, dalam rangka likuidasi BPR Vox Modern Danamitra, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS.

LPS sebagai pemegang saham BPR itu akan mengambil tindakan berupa membubarkan badan hukum bank, membentuk tim likuidasi, menetapkan bank sebagai bank dalam likuidasi dan menonaktifkan seluruh direksi dan komisaris.

Hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi BPR Vox Modern Danamitra akan diselesaikan oleh tim likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan atas pelaksanaan likuidasi BPR itu akan dilakukan oleh LPS.

LPS mengimbau nasabah BPR Vox Modern Danamitra agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu apapunl yang dapat menghambat proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi BPR Vox Modern Danamitra serta kepada karyawan BPR itu diharapkan tetap membantu proses pelaksanaan penjaminan dan likuidasi tersebut. [ardi]

BERITA TERKAIT

Metrodata Tuntaskan Merger Anak Usaha

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) merampung merger dua entitas bisnis anak usahanya yakni PT Logicalis Metrodata Indonesia (LMI) dengan PT…

Bukaka Dirikan Anak Usaha di Balikpapan

Kembangkan ekspansi bisnis, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) mendirikan anak usaha baru bernama PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan.  Dalam…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pulihkan Penyaluran Kredit, BI Andalkan Makroprudensial

      NERACA   Jakarta - Pelonggaran kebijakan makroprudensial pada 2018 menjadi tumpuan untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan yang…

Luncurkan G-Pro, Asuransi Generali Gaet BTN

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

BNI Siapkan Corporate Card untuk Kemenkeu

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan BNI Corporate Card yang…