Alam Sutera Terbitkan Obligasi US$225 Juta - Danai Pengembangan Komersial

NERACA

Jakarta- PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) melalui anak usahanya, Alam Synergy Pte. Ltd. menerbitkan Surat Utang sebesar US$225 juta dengan bunga 9% per tahun. Nilai surat utang tersebut setara Rp2,6 triliun dengan menggunakan nilai tukar atas dolar berdasarkan kurs tengah BI pada 30 September sebesar Rp11.613. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (3/2).

Perseroan beralasan, dari hasil penerbitan surat utang ini antara lain untuk membeli surat utang lama termasuk bunga dan biaya yang harus dibayar dan jatuh tempo pada tahun 2017 yang diterbitkan pada 27 Maret 2012 melalui mekanisme penawaran tender. Termasuk membiayai pengembangan dan kegiatan konstruksi perseroan dan keperluan umum perseroan.

Diketahui, emiten pengembang property ini tengah dalam proses pengembangan property komersil termasuk pemberian fasilitas retail dalam mall@Alam Sutera dan gedung perkantoran pertama perseroan dengan status hak milik atas satuan rumah susun yaitu synergy building.

Untuk itu, perseroan memerlukan pembiayaan untuk pengembangan tersebut, dan penerbitan surat utang 2019 merupakan salah satu skema pembiayaan yang tersedia. Penerbitan surat utang ini sendiri diterbitkan dan ditawarkan dalam bentuk tunai kepada pembeli institusional di Amerika Serikat, dan investor di luar wilayah Amerika Serikat dengan tunduk pada Regulation S berdasarkan securities Act (“Penawaran”)pada 29 Januari 2014. Adapun untuk waktu jatuh temponya, yaitu pada 29 Januari 2019.

Catatan saja, Alam Synergy Pte. Ltd. merupakan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh PT Alam Sutera Realty Tbk. Anak perusahaan ini menjadi salah satu anak usaha atas perseroan yang didirikan berdasarkan hukum Singapura. Sementara dalam pengembangan bisnisnya di tahun ini ASRI tercatat memperluas lahannya dengan melakukan pembelian tanah di daerah Cikokol seluas 166.555 meter per segi dari PT Manunggal Propertindo.

Pembelian tanah ini dilakukan melalui anak usanya, PT Alfa Goldland Realty. Disebutkan, anak usaha perseroan tersebut telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) atas rencana pembelian tiga bidang tanah yang seluruhnya seluas kurang lebih 166.555 meter per segi. Untuk tanah seluas 14.595 meter persegi dengan status sertifikat HGB dan lahan seluas 146.620 M2 juga berstatus sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB). Pembelian harga tanah yang disetujui adalah sebesar Rp4.250.000 per meter persegi. Dengan demikian, total dana yang dialokasikan perseroan sekitarRp707,858 miliar. (lia)

BERITA TERKAIT

Kasus Produk Reksadana Dihentikan - BEI Pastikan Tidak Berpengaruh Bagi IHSG

NERACA Jakarta – Industri pasar modal sangat sensitif terhadap berbagai isu baik dari dalam dan luar negeri, termasuk soal kasus…

Kejar Pertumbuhan Penjualan di 2020 - Darma Henwa Jajaki Empat Proyek Tambang

NERACA Jakarta – Berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan di kuartal tiga 2019, seiring dengan pertumbuhan produksi batu bara memacu PT Darma…

Penyederhaan Perijinan - Bappebti Percepat Implementasi Resi Gudang

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jakarta Garden City Raih Golden Property Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Waspadai Dampak Sistemik - BEI Terus Pantau Reksadana Gagal Bayar

NERACA Jakarta –Guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan investor terhadap produk investasi reksadana yang gagal bayar, PT Bursa Efek Indonesia…

Saham Perdana IFSH Dibuka Melesat 47,73%

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada Kamis (5/12) dibuka menguat tajam…