BTPN Bayar Bunga Obligasi Rp 25,13 Miliar

Lagi, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) membayar bunga yang ke 6 sebesar Rp25,13 miliar, atas obligasi berkelanjutan I tahap II 2012. Pembayaran kupon bunga obligasi perseroan sebesar Rp25,13 miliar terdiri dari dua seri. Pembayaran kupon bunga seri A sebesar Rp10,17 miliar dan seri B senilai Rp14,95 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Tercatat perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Bank BTPN Tahap II diterbitkan pada 2012 dalam dua seri, dengan nilai pokok utang sebesar Rp1,25 triliun dan memiliki bunga tetap 7,75% serta 8,25%. Obligasi ini berjangka waktu 3 tahun dan 5 tahun.

Sebagai informasi, PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN) berencana mengembangkan bisnis Unit Usaha Syariah (UUS) BTPN menjadi Bank umum Syariah (BUS). Maka untuk memuluskan ekspansi bisnsinya, perseroan berencana mengakuisisi 70% saham PT Bank Sahabat Purba Danarta (Bank Sahabat).

Direktur BTPN, Anika Faisal pernah mengatakan, untuk menjalankan rencana tersebut, BTPN telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan dari pemegang saham untuk menjadi pemegang saham mayoritas dan pengendali Bank Sahabat.

Nantinya, setelah perseroan menjadi pemegang saham pengendali. Bank Sahabat akan berubah nama menjadi BTPN Syariah. BTPN akan melakukan pemisahan atas Unit Usaha Syariah yang sekarang dimiliki kepada Bank Sahabat dengan menunggu izin atau persetujuan dari otoritas jasa keuangan (OJK). Selain itu, hal tersebut dilakukan setelah Bank Sahabat dikonversi dan mengikuti prinsip-prinsip perbankan syariah yang akan menjadi platform bisnis barunya. (bani)

BERITA TERKAIT

Obligasi Perdana JBL Direspon Antusias Investor - Tercatat di Pasar Modal

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan obligasi perdana milik PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) di papan perdagangan.…

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi PLN

Dinilai memiliki struktur permodalan yang cukup kuat, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat dua surat utang milik PT…

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…