Sari Roti Lebih Pilih Target Konservatif

Produsen roti, PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) berencana mengangarkan dana belanja modal (capex) di tahun 2014 sebesar Rp130 miliar. Angka tersebut menurun dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp170 miliar. Pengurangan dana capex tersebut karena perseroan memutuskan mengurangi ekspansi, seperti pembangunan pabrik.

Hal tersebut disampaikan Henan Putihrai dalam hasil risetnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, tidak gencarnya ekspansi emiten pemilik merek Sari Roti ini, karena perseroan memfokuskan untuk menambah production line pada beberapa pabrik dari pada menambah pabrik baru.

Perseroan, akan kembali melanjutkan ekspansi pada tahun tahun 2015. Nihilnya pembangunan pabrik baru pada tahun ini akan membantu mengurangi tingginya pertumbuhan beban operasional ROTI. Hal ini terutama salaries and employee benefits expense.

Sepanjang sembilan bulan 2013 mengalami kenaikan sebesar 86% dibandingkan tahun sebelumnya, dan berperan sebagai salah satu penggerus utama laba bersih ROTI pada sepanjang 2013. Selain itu, perseroan juga akan berencana mengurungkan niatnya untuk penerbitan surat utang senilai Rp500 miliar. Rencana itu pada awalnya akan dilakukan pada pertengahan 2014. Hal ini juga penyebab, perseroan tidak melakukan pembangunan pabrik baru sepanjang 2014. (bani)

BERITA TERKAIT

Kia All-new Soul Model 2020 Punya Bagasi Lebih Luas

  Pabrikan otomotif Korea Selatan, Kia melangsungkan debut untuk mobil crossover All-new Soul model 2020 pada Rabu (28/11) di Los…

Sektor Primer - Terkait Realisasi Target CBP, Revisi HPP Patut Dipertimbangkan

NERACA Jakarta – Realisasi dari target cadangan beras pemerintah (CBP) tidak tercapai. Dari target harian serapan sebesar 27.000 ton, hanya…

Pangkas Beban Bunga - Barito Pacific Pilih Efisiensi Lewat Refinancing

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, tentunya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…