Tak Berwenang Adili Gugatan PT Semen Bosowa - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Jakarta - Dalam persidangan perkara sengketa pengadaan trafo dengan penggugat PT Semen Bosowa Maros yang mengagendakan jawaban majelis hakim atas eksepsi dari pihak PT ABB Sakti Industri sebagai tergugat. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai Syamsul Edy menyatakan sengketa antara penggugat PT Semen Bosowa Maros dan tergugat PT ABB Sakti Industri merupakan kewenangan peradilan Baden, Switzerland. Majelis Hakim mengabulkan eksepsi kuasa hukum PT ABB Sakti Industri yang menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang mengadili perkara tersebut

“Penggugat dan tergugat dalam perkara ini telah bersepakat jika terjadi dispute dalam kesepakatan perjanjian kerja sama, maka kewenangan peradilannya adalah Baden Switzerland,” kata Ketua majelis hakim Syamsul Edy saat membacakan putusannya atas eksepsi tergugat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (30/1).

Syamsul menyatakan bahwa majelis hakim sependapat dengan eksepsi kuasa hukum tergugat PT ABB Sakti Industri, Hendry Muliana Hendrawan yang sebelumnya menyampaikan argumentasi bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara sengketa pengadaan trafo dengan penggugat PT Semen Bosowa Maros. Dalam eksepsinya tergugat PT ABB menyebutkan berdasarkan kesepakatan perjanjian pengadaan yang disepakati antara penggugat dengan tergugat adalah jika terjadi sengketa penyelesaiannya melalui Pengadilan di Swiss.

"Majelis hakim dalam putusannya menyatakan dalam perjanjian pengadaan trafo tersebut terdapat klausula “Jika terjadi perselisihan antara para pihak, maka peradilannya di Switzerland, bukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," jelas dia.

Dalam perkara ini, penggugat PT Semen Bosowa Maros menggugat PT ABB Sakti Industri dan turut tergugat PT Trafoindo Prima Perkasa berkaitan dengan sengketa pengadaan dua unit trafo yang mengakibatkan kerugian material Rp18,3 miliar dan immaterial Rp59,2 miliar.

Dalam gugatannya, penggugat meminta majelis hakim menghukum tergugat karena melakukan wanprestasi dalam pengadaan kedua unit trafo tersebut.

Kemudian setelah mendengarkan putusan majelis hakim itu, kuasa hukum PT ABB Sakti Industri Jean Dumais mengatakan kesepakatan adanya penyelesaian melalui peradilan di Baden Switzerland merupakan bagian yang terpisah dalam surat perjanjian kerja sama.“Pihak klien kami tidak pernah menandatangani langsung adanya kesepakatan jika terjadi dispute, maka diselesaikan di Swiss,” kata dia.

Menurut dia, tidak ada bukti bahwa kliennya menandatangani kesepakatan jika terjadi perselisihan diselesaikan di Switzerland.“Boleh dilihat dalam kesepakatan perjanjian tersebut tidak ada bukti bahwa klien kami menandatangani kesepakatan penyelesaian peradilannya di Switzerland,” tambah Jean.

Namun demikian, lanjut Jean, yang dikecewakan dengan putusan majelis hakim tersebut akan mengonsultasikan putusan majelis hakim itu kepada kliennya.“Pada dasarnya saya kecewa atas putusan majelis hakim, tapi sebelum mengambil langkah hukum, kami akan mengonsultasikannya kepada klien,” ungkap dia.

BERITA TERKAIT

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Tak Hanya Make Up Artis, HelloBeauty Hadirkan Beragam Layanan Kecantikan

Tak Hanya Make Up Artis, HelloBeauty Hadirkan Beragam Layanan Kecantikan NERACA Jakarta - Tampil cantik bak artis idola tentunya menjadi…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan…

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum NERACA Jakarta - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, BUMN penyedia…

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik - Polemik Saksi Ahli WN Asing

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik Polemik Saksi Ahli WN Asing NERACA Medan – Penunjukan saksi ahli dari kalangan…