Lagi, BEI Batalkan Lelang Kursi AB

NERACA

Jakarta – Lagi soal sepinya peminat menjadi alas an PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membatalkan penyelenggaraan lelang sembilan kursi Anggota Bursa. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemaarin.

Disebutkan, pembatalan lelang dilakukan lantaran tidak adanya calon peserta lelang yang memenuhi syarat untuk menjadi Anggota Bursa Efek. Untuk menjadi peserta lelang harus mengikuti persyaratan dan tata cara yang diatur dalam peraturan nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa.

Selain itu, setiap peserta lelang juga harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Anggota Bursa Efek seperti dalam peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa. BEI telah mengumumkan rencana penyelenggaraan lelang saham pada tanggal 3 Febuari 2014 pukul 14.00 WIB. Sebanyak 9 pemilik saham akan mengikuti lelang tersebut.

Adapun beberapa saham yang akan dilelang tersebut di antaranya Patalian Water Securindo dengan nomor saham 196, United Asia Securities nomor saham 188. Antaboga Deltasekuritas Indonesia dengan nomor saham 012, Signature Capital Indonesia dengan nomor saham 045, Sarijaya Permana Sekuritas dengan nomor saham 181.

Sebelumnya, BEI telah melalukan lelang dua kursi AB yaitu PT Financorporindo Nusa dan PT Bapindo Bumi Sekuritas. Namun dalam perjalanannya, lelang kedua AB tersebut sepi dari peminat investor lokal ataupun investor asing.

Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat pernah bilang, penawaran hak keanggotaan bursa PT Financorporindo Nusa dan PT Bapindo Bumi Sekuritas dilakukan tanpa harus melalui lelang, dan diklaim sudah posisi “on sale”. Hal tersebut dikarenakan belum berakhirnya izin operasional kedua perusahaan sekuritas tersebut.“Izin operasi perusahaan belum habis, jadi mereka bisa menjual (hak keanggotaan bursa) sendiri tanpa melalui lelang,” katanya.(bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…