Merawat Pagar Besi dari Karat

Pagar besi merupakan bagian terpenting dari sebuah hunian. Khususnya untuk soal keamanan. Tak heran jika rumah mewah yang ada menggunakan pagar besi yang berdiri menjulang agar rumah aman dari aksi para pencuri dan aksi kejahatan lainnya.

Selain itu, karena berada di bagian depan, pagar besi adalah bagian pertama yang dilihat dari luar rumah saat pertama ada tamu atau orang yang ingin berkunjung ke rumah Anda. Untuk itu, merawatnya menjadi cara yang paling ampuh agar pagar tetap kokoh berdiri dan enak dilihat.

Untuk itu, sebelum di cat ulang, kita harus terlebih dahulu menghilangkan karat di pagar rumah.Pastikan besi pagar rumah siap menerima cat primer dan cat besi. Gunakan sikat kawat dan gosok area karat tersebut. Kemudian, lembabkan dengan mineral spirits (sejenis tener tak berbau), lalu mulailah menghapus karat yang tersisa.

Langkah selanjutnya adalah membersihkan pagar rumah. Setelah menghilangkan karat dengan mineral spirits, zat tersebut dapat tertinggal pada sebagian jenis cat besi. Sebelum mulai mengecat, sebaiknya Anda mencuci pagar Anda terlebih dahulu. Penuhi sebuah ember dengan air panas dan sabun. Gunakan lap yang telah Anda rendam di ember tersebut untuk membersihkan pagar. Semprotkan dengan air selang, kemudian keringkan.

Kemudian mulailah proses pengecatan. Gunakan cat primer sebagai dasar. Lapisilah seluruh pagar Anda. Berikan waktu setidaknya satu hari hingga cat primer mengering. Setelah primer mengering, lapisi dengan cat besi. Tunggu hingga cat mengering, lapisi kembali dengan lapisan kedua.

Anda juga bisa menggunakan kape untuk mengikis noda dan kotoran menempel. Baru kemudian, gunakan ampelas halus dan lap kering untuk menghilangkan kotoran. Kemudian, beri dempul untuk menyamakan permukaan yang tidak rata. Setelah kering, ampelas kembali, dan lapisi dengan cat dasar alkali cepat kering.

Setelah itu, cat kembali dengan campuran cat dan tener, kemudian sapukan cat besi. Tunggu hingga 24 jam, kemudian aplikasikan finishing. Kini pagar Anda akan tampil mempesona dan kokoh.

BERITA TERKAIT

BPKD Kota Sukabumi Kumpulkan Rp13 miliiar dari Pajak - Sampai Semester Pertama

BPKD Kota Sukabumi Kumpulkan Rp13 miliiar dari Pajak Sampai Semester Pertama NERACA Sukabumi - Sampai dengan triwulan pertama jumlah pajak…

Belajar dari Inggris

  Oleh: Ariyo DP Irhamna Ekonom INDEF Di tengah perjalanan menuju kantor di London, saya terlibat pembicaraan dengan seorang senior…

Soal Taksi Online, Indonesia Belajar dari Korsel

    NERACA   Jakarta - Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mempelajari penanganan masalah taksi daring dari…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

AKI Group Kembangkan Rumah Berteknologi Solar Panel

AKI Group Kembangkan Rumah Berteknologi Solar Panel NERACA Jakarta - PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group segera mengembangkan perumahan berteknologi…

Intiland Adopsikan Duoflex Interior Untuk Maksimalkan Ruangan

Intiland Adopsikan Duoflex Interior Untuk Maksimalkan Ruangan NERACA Jakarta - PT Intiland Development Tbk (BEI: DILD) mengadopsikan "duoflex interior" yakni…

BTN Himpun 225 Aplikasi Properti di

BTN Himpun 225 Aplikasi Properti di "Hackathon" NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) menghimpun 225 ide…