Melancong Ke Sumbawa

Menemui Keindahan Alam Yang Tiada Henti

Sabtu, 01/02/2014

Kawasan ini memang tidak hanya terkenal dengan jenis kudanya saja, tapi juga menjadi rumah bagi olah raga surfing. Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat adalah tempat yang terpencil, namun indah. Terletak di sebelah timur pulau Lombok yang lebih terkenal.

Pulau ini terkenal dengan ombaknya, pantai berpasir dan medan yang liar. Dengan tempat surfing terbaik dan terumbu karang yang spektakuler. Kebanyakan pelancong datang ke Sumbawa untuk berselancar dan menyelam. Memasuki kawasan Sumbawa, kita dihadapkan pada sebuah slogan BESAR yang artinya Bersih, Elok, Sehat, Aman, dan Rapi.

Karena Sumbawa adalah destinasi pedesaan, jadi tidak memiliki infrastruktur pariwisata seperti di Lombok dan Bali. Kunjungi tempat ini jika kita menyukai petualangan dan ingin mendapatkan pengalaman yang benar-benar otentik dengan budaya lokal. Laju kehidupan di Sumbawa termasuk lambat. Masyarakat lokal mayoritas Muslim tetapi kepercayaan dan ritual-ritual tradisional masih terus mempengaruhi kehidupan penduduknya sehari-hari.

Ada dua kelompok budaya utama di Sumbawa, Tau Samawa di sebelah barat dan Dou Mbojo di timur. Di bagian Sumbawa, cara-cara hidup tradisional masih berlanjut hingga hari ini. Banyak kegiatan ritual dengan cara-cara lama masih dilakukan seperti balap kerbau dan berempuk dalam ritual pertandingan tinju.

Di pulau itu terdapat Gunung Tambora yang berketinggian 2.851 meter di atas permukaan laut (apl). Gunung berapi spektakuler ini meletus pada tahun 1815, tapi hingga kini belum menunjukan aktivitasnya. Selain bisa menikmati terbitnya Matahari yang menakjubkan dari puncak Gunung Tambora, kitaa dapat menikmati suasana alami yang masih banyak dihuni beragam hewan terutama rusa. Ada pula babi hutan, sapi liar, kerbau, monyet, landak, biawak, musang, dan kura-kura. Ada juga berbagai jenis burung seperti kakaktua kepala putih, nuri merah, ayam hutan, elang, dan gagak.

Pendakian ke Gunung Tambora rata-rata diperlukan waktu selama 3 hari 2 malam melalui hutan lindung. Sangat penting bagi kita dan tim untuk mempersiapkan diri sedini mungkin untuk mengurangi risiko selama pendakian. Ketika berdiri di puncak Gunung Tambora, yang kita dapati adalah pemandangan kawah, padang pasir, dan lautan di bagian ufuk.

Bagi para surfer, tujuan utamanya adalah ke desa Maluk. Di sana terdapat pantai pasir putih dan air yang luar biasa dan pirus dapat ditemukan di sini. Seorang surfer yang berpengalaman akan ditantang untuk mencoba menyentuh dinding ombak besar yang terkenal serta bersantai di terumbu karang yang panjangnya sampai 100 meter.

Sumbawa Besar adalah kota utama di Sumbawa Barat. Dalam Loka (Istana Sultan) terdapat daya tarik wisata utama. Loka dibangun pada tahun 1885. Mengunjungi sisa-sisa istana ini merupakan kegiatan yang menarik. Selama festival berlangsung, kita mungkin cukup beruntung dapat menyaksikan pertempuran tradisional ala Sumbawa yang disebut Berempah, yaitu Sejenis tinju dengan tangan telanjang.

Ombak di pantai Lakey Hu'u dan di timur Sumbawa menarik perhatian peselancar dari seluruh dunia. Ombak terbaik adalah antara bulan Juni dan Agustus. Desa indah dengan rumah tradisional Bima dengan lumbung padi yang disebut lengge.