ACA Luncurkan 4 Produk Asuransi Mikro

GANDENG INDOMARET

Sabtu, 01/02/2014

NERACA

Kejadian-kejadian tak terduga dalam hidup seperti jatuh sakit, kecelakaan, atau kematian, memiliki dampak besar bagi siapapun, namun dampak dari kejadian-kejadian tersebut jauh lebih terasa bagi rumah tangga berpendapatan rendah. Maka dari itu, sangat penting halnya bagi keluarga miskin untuk dapat mendukung diri mereka sendiri dan memitigasi risiko-risiko tersebut, tanpa beban keuangan tambahan.

Dalam hal itulah asuransi mikro dapat menjadi penolong utama bagi para keluarga berpenghasilan rendah. Pasalnya asuransi mikro memiliki potensi sebagai salah satu cara untuk melindungi masyarakat miskin dan membawa Indonesia lebih dekat mencapai inklusi keuangan.

Mengingat besarnya potensi pangsa pasar, perusahaan asuransi kini melihat ketertarikan untuk mengembangkan produk bagi segmen pasar terkait. Seperti yang belakangan dilakukan oleh PT Asuransi Central Asia (ACA).

Presiden Direktur PT ACA Teddy Hailamsah menuturkan, untuk melakukan penetrasi kepada target pasar asuransi mikro diperlukan dukungan dari berbagai pihak yang memiliki akses yang luas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pasalnya, salah satu kendala terbesar dalam memasarkan asuransi mikro adalah bagaimana mendistribusikannya kepada masyarakat.

“Perolehan premi asuransi mikro bisa dibilang kecil, untuk itu memang harus ada pilihan memotong biaya distribusi. Sebab itu ACA menggandeng perusahaan-perusahaan di luar industri asuransi yang memiliki jaringan luas dan sudah dikenal target pasar untuk menyalurkan produk-produk asuransi mikro yang dibutuhkan masyarakat hingga ke pelosok Indonesia," ujar Teddy.

Dalam upaya memperluas bisnis asuransi mikro, ACA menggandeng Indomaret meluncurkan empat produk asuransi mikro elektronik, yaitu asuransi mikro kecelakaan, demam berdarah, kebakaran, dan gempa bumi. Dengan dukungan ini diharapkan terjadi perluasan pasar asuransi mikro di ACA pada masa mendatang.

“Kami harap dengan kerja sama ini semakin memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan langsung produk-produk asuransi mikro yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan harga terjangkau," kata Teddy.

ACA sendiri sudah merintis asuransi mikro di Indonesia sejak 2009. ACA telah membuat beberapa produk asuransi mikro, yaitu Asuransi Demam Berdarah pada 2009, Asuransi Mikro Kebakaran pada 2012, dan Asuransi Mikro Gempa Bumi pada 2013.

“Dukungan yang kuat dari pemerintah melalui proses sosialisasi asuransi mikro serta adanya MoU yang dibuat industri asuransi, pada akhirnya diharapkan akan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi," ujar dia.