Kampanye Gizi, Japfa Tumbuhkan Budaya Sehat di Sekolah

NERACA

Menyadari perkembangan perusahaan tak lepas dari dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya, PT Japfa Comfeed Indonesia (Japfa) terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial.Tanggung jawab sosial perusahaan ini difokuskan pada bidang pendidikan dan kesehatan, yakni dengan menggelar kegiatan kepedulian sosial berupa Kampanye Gizi JAPFA4Kids dengan tema "Anak Indonesia Sehat dan Peduli Gizi".

Pekan lalu, Japfa memberikan pelatihan dokter kecil kepada 40 siswa dari SDN 1,2,3,4,5 Tukadaya dan SDN 1,2,3 Tuwed. Pelatihan tersebut membekali anak-anak dengan pengetahuan mengenai Dokter Kecil Berkarakter, Pola Hidup Bersih dan Sehat, Gizi Seimbang dan P3K.

Selain itu, Japfa juga memberikan bekal prinsip manajemen jepang 5S (seiri/pilah, seiton/tata, seiso/bersihkan, seiketsu /mantapkan, shitsuke/biasakan) kepada 70 guru dari sekolah-sekolah tersebut. "Japfa ingin menumbuhkan budaya bersih dan sehat di sekolah. Mulai dari murid hingga guru. Sehingga bisa menjadi sekolah yang sehat," ungkap Head of Public Relations Japfa R Artsanti Alif.

Kegiatan kampanye gizi tersebut telah dilaksanakan sejak 2008. Hingga saat ini, Japfa telah mampu menjangkau 400 sekolah, 77.208 siswa, dan 4.218 guru di seluruh Indonesia. Di Bali, Japfa juga memberikan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma. Termasuk paket berupa empat buah susu, satu butir telur, dan buku berjudul Aku dan Diriku dan 4 Sehat 5 Sempurna kepada 1.200 anak peserta kampanye gizi.

Puncak kampanye gizi berlangsung pada 24 Januari 2014 dengan kegiatan Gebyar Budaya JAPFA4Kids. Setiap sekolah peserta mendapatkan kesempatan untuk menampilkan kemampuan muridnya dalam berkesenian. "Melalui Gebyar Budaya kami berupaya untuk mengajak anak-anak Indonesia terus melestarikan tradisi dan kekayaan budaya nusantara," tambah Artsanti.

BERITA TERKAIT

Sekolah Umum Tempat Tumbuhkan Radikalisme?

    Kementerian Agama menyebut radikalisme di dunia pendidikan justru tumbuh di sekolah umum dengan salah satu pemicunya waktu ajar…

BSD Bagikan 1000 Batang Pohon di Hari Menanam - Tumbuhkan Harapan Generasi Mendatang

Menyadari kehidupan tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga masa depan bagi anak cucu. Maka alangkah bijaknya bila kehidupan saat…

Ekonomi Digital Dianggap Munculkan Persaingan Tak Sehat

NERACA Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, mengatakan ketidakjelasan upaya pemerintah dalam mengarahkan perkembangan ekonomi digital…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga - Istri Nelayan Diberdayakan Lewat Edukasi Keuangan

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, HSBC bekerja sama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF)…

Berbagi Kasih dan Sukacita Sambut Natal - Telkomsel Bantu 5000 Anak Yatim Piatu di 4 Kota

Berbagi kebahagian dan kecerian dalam rangka menyambut hari raya Natal 2017, Telkomsel menggelar rangkaian kegiatan kepedulian sosial dengan tema “Saatnya…

Dukung Kreatifitas Guru - Saratoga Beri Pelatihan TOT 46 Guru di Indonesia

Masih dalam memperingati hari guru nasional ke-72, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (Saratoga) sebagai perusahaan investasi aktif terkemuka di Indonesia…