Lelang Sukuk Negara Serap Rp1,59 Triliun

NERACA

Jakarta - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp1,59 triliun dari lelang empat seri sukuk atau surat berharga syariah negara pada Selasa, yang ditujukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2014. Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (28/1) menyebutkan, penawaran yang masuk dari lelang tersebut mencapai Rp5,8 triliun.

Jumlah diserap atau dimenangkan tersebut memenuhi target indikatif yang ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya sebesar Rp1,5 triliun. Dari hasil lelang tersebut untuk seri SPN-S29072014, jumlah dimenangkan sebesar Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,68304%. SBSN ini akan jatuh tempo 29 Juli 2014.

Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp4,5 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,5% dan tertinggi 7,75%. Jumlah dimenangkan untuk seri PBS005 sebesar Rp485 miliar dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang 9,84367%, tingkat imbalan 6,75%. SBSN ini akan jatuh tempo 15 April 2043.

Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp1,12 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 9,65625% dan tertinggi 11,75%. Sementara untuk seri PBS006, jumlah dimenangkan sebesar Rp107 miliar dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,72488%, tingkat imbalan 8,25%. SBSN ini akan jatuh tempo pada 15 September 2020.

Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp108 miliar dengan imbal hasil terendah masuk 8,31250% dan tertinggi 8,875%. Namun, untuk seri PBS003 tidak ada yang dimenangkan, meski penawaran yang masuk untuk seri ini mencapai Rp78 miliar dengan imbal hasil terendah yang masuk 9,31250% dan tertinggi 9,87500%. [ardi]

Related posts