Pemerintah Buyback SUN Rp455 Miliar

NERACA

Jakarta - Pemerintah membeli kembali obligasi negara senilai Rp455 miliar melalui transaksi pembelian kembali secara langsung di pasar sekunder melalui fasilitas Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan pada 27 Januari 2014.

Keterangan tertulis DJPU Kementerian Keuangan yang diperoleh di Jakarta, Selasa (28/1), menyebutkan tujuan transaksi pembelian kembali obligasi atau surat utang negara (SUN) secara langsung itu adalah untuk melakukan pengelolaan portofolio SUN dengan sasaran menarik obligasi negara dengan tingkat bunga tetap yang kurang likuid.

SUN yang dibeli kembali adalah seri FR0047 dengan tingkat kupon 10,00 persen dan akan jatuh tempo 15 Februari 2028. Harga rata-rata tertimbang pembelian kembali obligasi negara itu adalah 103,58%. Settlement hasil pelaksanaan pembelian kembali SUN secara langsung itu akan dillakukan pada 29 Januari 2014, sesuai peraturan yang berlaku.

SUN yang telah dibeli kembali oleh pemerintah tersebut dinyatakan lunas dan tidak berlaku lagi. Transaksi pembelian kembali SUN secara langsung itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 170/PMK.08/2008 tentang Transaksi SUN secara Langsung sebagaimaa telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77/PMK.08/2012. [ardi]

BERITA TERKAIT

Tepat Pemerintah, Atasi Dampak Negatif Kenaikan Tarif Pesawat

  Oleh : Abdul Aziz, Pengamat Jasa Transportasi   Sekarang, banyak sekali sektor yang bergantung pada dunia penerbangan, sebut saja…

Stimulus Investasi - Pemerintah Segera Gelontorkan Insentif ‘Super Deductible Tax’

NERACA Jakarta – Pemerintah segera merealisasikan skema pemberian insentif fiskal berupa keringanan pajak untuk industri yang berinvestasi untuk kegiatan vokasi…

Soal Isu Surplus Jagung, Pemerintah Harus Hati-hati

NERACA Jakarta - Ketua Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka) Yeka Hendra Fatika mengemukakan pemerintah harus berhati-hati dalam mengelola…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Holding BPR Bisa Terjadi

      NERACA   Padang – Pemerintah sedang gencar untuk menyatukan perusahaan-perusahaan BUMN yang satu lini bisnis. Seperti misalnya…

Suku Bunga Acuan Ditahan

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) untuk keempat-kalinya secara berturut-turut mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse…

BI Jamin Longgarkan Likuiditas dan Kebijakan Makroprudensial

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menjamin kondisi likuiditas yang longgar bagi perbankan dan akan memberikan stimulus…