Agung Podomoro Bukukan Penjualan Rp 6,3 T

NERACA

Jakarta – Tutup buku tahun 2013, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membukukan penjualan Rp6,3 triliun. Angka itu meningkat 5% dari proyeksi penjualan 2012 sebesar Rp6 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Investor Relation APLN Wibisono mengatakan, penerimaan pasar yang luar biasa untuk strata penjualan di Podomoro City Deli Medan sekitar Rp1,8 triliun pada Desember 2013 mendorong peningkatan marketing sales perseroan,”Sekitar 28% Podomoro City Deli Medan berkontribusi terhadap marketing sales kami,”ujar Wibisno.

Sementara untuk The Podomoro City Perpanjangan menyumbang 30%, diikuti oleh Vimala Hills dan Metro Park Residence 10,6%, The Borneo Bay Residences 6,8% serta Agung Taruma berkontirbusi sekitar 6,1% dan Soho @Pancoran memiliki 4,3%.

Dia menjelaskan, pihaknya juga telah mengakuisisi sebidang tanah di Chinatown, Jakarta pada Desember 2013. Menurut dia, perseroan telah menandatangani perjanjian jual bersyarat dan perjanjian jual beli untuk mengakuisisi 69% saham PT Wahana Sentra Sejati (WSS) dengan investasi sekitar Rp166 miliar,”WSS memiliki hampir satu hektar lahan di daerah Pecinan, Jakarta,” ujar dia.

Sementara pada hari yang sama, PT Pandega Citraniaga (PCN), anak perusahaan APLN juga melakukan ground breaking untuk memulai pembangunan proyek Borneo Bay Residences di atas lahan seluas 5 ha. Proyek ini akan memiliki dua menara, yakni Kartanegara dan Marthadipura Mansion.

Anak usahanya, PT Bali Perkasa Sukses menggandeng InterContinental Hotels Group (IHG) untuk menggarap Hotel Indigo Bali Seminyak di Indonesia. Hotel dengan 280 kamar itu akan menjadi yang pertama untuk brand Indigo di Pulau Bali.

Pada Agustus tahun lalu, perseroan juga baru meluncurkan proyek residensial terintegrasi di Batam. Melalui anak usahanya, APLN membangun proyek Orchard Park Batam, yakni sebuah kompleks perumahan yang terintegrasi dengan konsep one stop living di Batam. Dengan kepemilikan sebesar 80 persen atas saham PT Dimas Pratama Indah (DPI).

‪Wibisono menuturkan, perseroan juga berencana akan mengembangkan 1.159 unit landed houses (rumah tapak), 72 Unit ruko, unit 114 apartement dan daerah komersial. Perseroan juga telah meluncurkan superblok di Medan, Sumatera Utara pada September tahun lalu.

Sementara ‪Direktur Utama APLN Trihatma Kusuma Haliman menambahkan, dengan kepemilikan 58% atas saham PT Sinar Menara Deli (SMD), perseroan menandatangani perjanjian dengan Capital Group untuk mengembangkan superblok prestisius, Podomoro City Medan. Menurut dia, akuisisi saham SMD tersebut mempunyai nilai sebesar Rp467 miliar. “Area itu, untuk segmen kelas menengah ke atas,” ujar dia. (bani)

BERITA TERKAIT

SCMA Bukukan Pendapatan Rp 3,79 Triliun

NERACA Jakarta - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp3,79 triliun pada periode Januari—September 2018,…

Realisasi Penjualan Milan Keramik Capai 80%

NERACA Jakarta – Di tengah lesunya bisnis properti saat ini, memberikan dampak berarti bagi industri keramik karena permintaan pasar dalam…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…