Cara Kerja Mesin EDC

NERACA

Saat ini banyak orang yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam setiap transaksi pembayaran yang mereka lakukan. Beberapa orang memilih menggunakan fasilitas pembayaran berupa kartu debit dan kartu kredit.

Alasannya, tentu saja karena pertimbangan kepraktisan, di bandingkan jika harus membawa uang tunai. Apalagi jikauang tunai yang harus dibawa jumlahnya cukup besar, maka risiko keamanan pun semakin besar.

Untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan dalam bertransaksi, diciptakanlah Electronic Data Capture (EDC) yaitu mesin untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu debit dan kartu kredit.

Para pedagang, atau yang disebut merchant, yang menyediakan mesin EDC akan lebih mudah bertransaksi dengan konsumen, karena mereka tidak perlu lagi direpotkan dengan beberapa hal, diantaranya menyediakan uang kecil untuk kembalian maupun kesulitan menghitung uang untuk transaksi dalam jumlah besar,dan sebagainya.

CEO. Arindo Pratama, Sugeng Riyadi kepada Neraca, di Bandung (21/01) mengatakan, dengan mesin EDC transaksi juga akan sangat terjamin keamanannya. Bagi para pengusaha,adanya mesin EDC akan menambah kemudahan mereka.Pasalnya mereka banyak bertransaksi dalam jumlah besar.

“Apabila harus membawa uang dalam bentuk tunai,itu akan menyulitkan transaksi sekaligus sangat menyita waktu. Belum lagi pengguna kartu kredit dan kartu debit sekarang ini jumlahnya terus bertambah,” tutur Sugeng.

BERITA TERKAIT

Menaker Klaim Fasilitasi Penempatan Kerja 8 Juta Orang

    NERACA   Bekasi - Kementerian Ketenagakerjaan mengklaim telah memfasilitasi penempatan kerja kepada delapan juta lebih angkatan kerja dalam…

Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Palembang

Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Palembang NERACA Palembang - Kantor Imigrasi Palembang mencatat tenaga kerja asing yang ada di enam…

Asuransi Generali Jalin Kerjasama dengan Binar Academy - Pengembangan Tenaga Kerja Digital

    NERACA   Yogyakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) mengumumkan kolaborasinya dengan Binar Academy (Binar) dalam hal…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…