Commonwealth Bank Terbitkan NCD

NERACA

Jakarta - Commonwealth Bank Indonesia telah menerbitkan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) bermata uang rupiah dengan nama Negotiable Certificate of Deposit I PT Bank Commonwealth Tahun 2014. NCD tersebut ditawarkan dengan periode jatuh tempo 3, 6, dan 9 bulan. Bertindak sebagai arranger adalah BCA Sekuritas.

NCD adalah salah satu produk simpanan dalam bentuk deposito yang sertifikat bukti penyimpanannya dapat dipindahtangankan/diperjualbelikan. Mekanisme penerbitan sertifikat deposito relatif sama dengan deposito.

Perbedaannya terletak pada waktu penerimaan pendapatan bunga atas penempatan dana oleh deposan. Pada sertifikatdeposito deposan menerima pendapatan bunga pada saat melakukan penempatan dana, dengan demikian jumlah penempatan dana adalah sebesar jumlah nominal penempatan dikurangi pendapatan bunga.

Direktur Utama Commonwealth Bank Indonesia, Tony Costa mengatakan, peluncuran NCD untuk memperkaya variasi instrumen keuangan jangka pendek di pasar modal Indonesia dan kami melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk melakukan diversifikasi buku pendanaan dari tenor 1 bulan, menjadi 3, 6 dan 9 bulan.

“Dalam jangka panjang, penerbitan NCD ini juga dimaksudkan untuk mendukung upaya memperkuat pendalaman pasar keuangan dengan memperkaya variasi instrumen pendanaan, sehingga pada akhirnya memudahkan perbankan dalam mengelola likuiditas dan portofolio banking-book mereka,” ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Tony menuturkan, sejauh ini perseroan melihat hasil yang sangat menggembirakan dari tahap book building (8 – 17 Januari 2014), di mana begitu banyak bank yang ingin melakukan pemesanan. Hingga akhir periode penawaran, total pemesanan telah melewati target awal sebesar 30%. “Walaupun NCD bukanlah produk baru di Indonesia, saat ini belum ada produk NCD yang diperdagangkan di Indonesia, kecuali yang diterbitkan oleh Commonwealth Bank Indonesia,” pungkasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

BDMN Bakal Terbitkan Obligasi Rp 2-3 Triliun

NERACA Jakarta – Kejar pertmbuhan kredit lebih agresif lagi, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) terus perkuat modal dengan rencana…

Bank Muamalat dan At Tayibah Al Multazam Luncurkan Tahapan Haji Umrah

      NERACA   Jakarta - Kasus penyalahgunaan dana calon jemaah sempat menghebohkan industri jasa perjalanan haji dan umrah…

UNTUK MENDUKUNG SISTEM OSS - Pemerintah Permudah Perizinan Kredit Bank

Jakarta-Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, perbankan tidak boleh lagi menerapkan syarat kepemilikan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Izin…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Holding BPR Bisa Terjadi

      NERACA   Padang – Pemerintah sedang gencar untuk menyatukan perusahaan-perusahaan BUMN yang satu lini bisnis. Seperti misalnya…

Suku Bunga Acuan Ditahan

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) untuk keempat-kalinya secara berturut-turut mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse…

BI Jamin Longgarkan Likuiditas dan Kebijakan Makroprudensial

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menjamin kondisi likuiditas yang longgar bagi perbankan dan akan memberikan stimulus…