Bosch Catatkan Penjualan Tumbuh 2,7%

Walaupun di tengah keadaan ekonomi yang sulit, perusahaan teknologi alas Jerman, PT Bosch berhasil meningkatkan penjualan mencapai €46,4 miliar atau naik 2,7% di 2013. Kendatipun demikian, perseroan mengakui, nilai tukar mata uang yang kurang baik memberikan implikasi terhadap kinerja perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kemudian di tahun ini, Bosch akan terus bekerja dengan mempertahankan daya saing dan meningkatkan kesehatan performa perusahaan di masa depan. Sehubungan dengan pertumbuhan penjualan dan laba, perusahaan telah membuat kemajuan dan akan terus fokus pada profitabilitas, pertumbuhan, dan kegesitan perusahaan.

Memanfaatkan peluang pertumbuhan dengan membuka segmen-segmen pasar baru, Bosch ingin memastikan adanya pertumbuhan kinerja perusahaan dan membuka segmen-segmen pasar baru. Selain efisiensi energi dan konektivitas, Bosch juga melihat adanya tren peningkatan pengeluaran yang tinggi bagi penduduk usia lanjut di negara-negara industri.

Sementara kelas menengah bertumbuh pesat pada pasar negara berkembang di Asia dan Amerika Selatan. Selain itu, Bosch juga akan bekerja secara intensif untuk pengembangan mobilitas di masa depan yang akan semakin berubah ke arah elektrik, otomatis, dan terkoneksi.(nurul)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…