Mengatasi Masalah Hunian Saat Banjir Usai - Menghadapi Siklus Banjir

Masalah banjir memang menjadi masalah tahunan yang terjadi hampir diseluruh penjuru Indonesia saat musim penghujan tiba. Siklus banjir bukanlah suatu hal yang mudah untuk dicegak, peranan pemerintah sangatlah penting dalam mencegah siklus bulanan ini, namun memang tidak mudah, masyarakat juga berperan sangat penting dalam mencegah siklus tahunan ini.

Banjir tidak hanya melanda berbagai hunian saya, bahkan beberapa kantor pemerintahan pun terkena imbas dari siklus banjir tahunan ini. Beberapa masalah pasti akan ditemui ketika banjir usai, tentunya untuk menata kembali rumah tinggal seperti sedia kala. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan sesudah terjadi bencana antara lain membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah, dan hampir selalu kita jumpai permasalahan berikut ini.

Permasalahan yang sering terjadi adalah terjadinya popping yaitu ubin terangkat dan terlepas dengan sendirinya. Sebelum popping terjadi, lepaskan dan angkat keramik, kemudian ditempelkan kembali menggunakan perekat ubin. Sesuaikan jenis perekat untuk area kering atau basah.Masalah yang biasa terjadi keluar air terus menerus dari sambungan antar ubin, sambungan antar ubin memang merupakan bagian pada lantai yang paling rentan kemasukan air. Pada saat banjir melanda, air dapat masuk ke dalam rumah melalui semua celah yang ada.

Lantai ubin yang terendam air selama beberapa waktu, akan terus mengeluarkan air melalui sambungan antar ubin. Hal ini bisa terus terjadi hingga berbulan-bulan setelah banjir. Solusinya adalah dengan membiarkan air terus keluar sampai berhenti dengan sendirinya. Setelah air berhenti keluar, baru Anda putuskan apakah sambungan antar ubin perlu diganti atau tidak.

Selanjutnya adalah masalah yang menimpa dinding yang terendam banjir, dinding menjadi kotor, cat mengelupas, atau lembab. Penanganan masalah dinding karena banjir cukup mudah karena penyebabnya sudah diketahui. Biarkan dinding yang terendam sampai kering terlebih dahulu. Dinding akan lebih cepat kering apabila terkena sinar matahari atau angin-angin.

Untuk mempercepat pengeringan, anda bisa menggunakan kipas angin. Setelah dinding benar-benar mengering, keroklah cat lama kemudian amplas dan aplikasikan cat baru. Untuk dinding yang berupa kayu dan terendam air, biasanya setelah terendam air, strukturnya dapat rusak dan bentuknya mengembang.

Hal ini juga berlaku pada bagian kusen pintu dan furnitur. Kayu yang lebih mudah untuk diperbaiki adalah kayu solid.Perubahan bentuknya dapat diatasi dengan menyerut ulang daun pintu sampai ukurannya pas dengan kusennya. Sedangkan kayu olahan seperti partikel board, MDF dan multipleks yang menggunakan perlapis seperti pelitur atau kertas lebih sulit diperbaiki.

Jaringan listrik adalah salah satu hal teratas yang harus diwaspadai oleh Anda saat banjir datang. Langkah pertama, lepaskan semua peralatan listrik dari stop kontak untuk menghindari kerusakan. Tentunya juga pastikan semua sekering dan semua tombol listrik dalam keadaan turun atau posisi off. Bersihkan dan keringkan semua peralatan listrik yang terendam. Lepaskan alat tersebut dari dinding, lap sampai semua komponennya kering. Bolik-balikkan alat untuk melihat apakah masih ada air yang tersimpan di bagian dalam, baru kemudian pasang.

Apabila memungkinkan, segera panggil tenaga ahli untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik, terutama pada KWh meter. Nyalakan juga lampu satu per satu. Pengecekan ini harus dilakukan satu per satu agar bila ada yang masih tidak menyala, dapat dideteksi dengan tepat dimana kerusakan itu terjadi.

Umumnya masalah yang berkaitan dengan jaringan air pasca banjir adalah pompa air. Masalah yang kerap terjadi ini disebabkan karena saat air mulai menggenang, pompa masih dalam keadaan menyala. Orang sering tidak menyadari air sudah mencapai mesin pompa, apalagi bila rumah pompa letaknya lebih rendah daripada jalan.

Jika pompa kemasukan air, akan terjadi korsleting yang membakar kumparan dynamo mesin. Untuk memperbaikinya, kumparan harus dibongkar. Bagian yang terbakar diganti dan disambung kawat tembaga baru. Pompa air juga dapat kemasukan air kotor bahkan lumpur. Jangan lupa bersihkan bagian dalam pompa air yang mengeluarkan air keruh pasca banjir

Related posts