Pos Indonesia Berikan Layanan Kargo Haji - Tahun Ini

NERACA

Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) mulai tahun ini mendapat kepercayaan untuk memberikan layanan pengiriman kargo para jamaah haji asal Indonesia dari Arab Saudi ke Tanah Air. "Kementerian Agama sudah memberikan persetujuan kepada Pos Indonesia untuk melayani angkutan barang mulai musim haji 2014 ini. Keputusan itu setelah Pos Indonesia mendapat persetujuan dari Direktorat Haji dan Umroh Kementerian Agama," ujar Direktur Utama Pos Indonesia, Budi Setiawan di Jakarta, Rabu (22/1).

Dia menjelaskan untuk melakukan pekerjaan tersebut Pos Indonesia akan bekerjasama dengan perusahaan jasa logistik terkemuka di Arab Saudi. "Pengiriman kargo haji dari Arab Saudi ke Indonesia itu nanti kami kerjakan semua. Insya Allah barang yang dikirim lewat layanan Pos Indonesia bisa sampai ke alamat rumah para haji yang bersangkutan," paparnya.

Dia menambahkan jaringan Pos Indonesia yang tersebar hingga pelosok membuat Kementrian Agama lebih mempercayakan pengiriman barang para haji ketika kembali ke Tanah Air. Budi yang baru menjabat sebagai orang nomor satu di Pos Indonesia sejak akhir Juli 2013 ini mengatakan jamaah haji Indonesia biasanya belanja di Tanah Suci dalam jumlah besar sehingga barang bawaan kelebihan berat.

"Overweight (kelebihan berat) dari barang bawaan jamaah haji seringkali tidak bisa masuk bagasi, sehingga terpaksa ditinggal di Jeddah. Sayang, sudah beli mahal dan niatnya juga untuk oleh oleh. Ini peluang yang dapat kita manfaatkan, kita tawarkan bisa dikirim sampa ke depan rumah," ujar Budi.

Meski demikian dirinya tidak merinci nama perusahaan kargo Arab Saudi yang akan dijadikan mitranya. Namun Budi hanya menjelaskan, pada prisipnya sudah ada kesepakatan tinggal peresmian kerja samanya saja yang akan diselesaikan pada Februari 2014 mendatang. Untuk tahap awal pelayanan kargo haji tersebut bisa mengangkut 40 ton barang. "Tarif angkut kita kenakan 8 real per kilogram untuk tujuan Jakarta, dan disesuaikan daerah lainnya sesuai tujuan pengiriman barang," jelasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kebanjiran Proyek Infrastruktur - Cashflow Waskita Beton Akhir Tahun Positif

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal menghitung hari, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) diproyeksikan mencatatkan cashflow operasional…

Devisa Pariwisata Meningkat Selama 4 Tahun Pemerintahan Jokowi

Devisa Pariwisata Meningkat Selama 4 Tahun Pemerintahan Jokowi NERACA Jakarta - Dari tahun ke tahun sektor pariwisata terus menjadi andalan…

Paviliun Indonesia di COP 24, Refleksi Implementasi Paris Agreement

Paviliun Indonesia di COP 24, Refleksi Implementasi Paris Agreement NERACA Katowice, Polandia -Indonesia membuktikan diri menjadi salah satu negara paling…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Bappenas Dorong Pembangunan Papua Berbasis Pendekatan Adat

    NERACA   Jakarta - Pendekatan sosiologi-antropologi menjadi faktor penting dalam proses perencanaan pembangunan nasional untuk Tanah Papua. Pendekatan…

Devisa Sektor Pariwisata Selalu Meningkat

    NERACA   Jakarta - Devisa dari sektor pariwisata selama empat tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo meningkat 202 miliar…

2019, Belanja Pemerintah Pusat Rp1.634 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja pemerintah pusat pada tahun 2019 akan mencapai…