Mojopahit Raih Gelar "CIMB ASEAN Stock Challenge 2013"

NERACA

Jakarta - Ajang CIMB ASEAN Stock Challenge tahunan keempat telah memasuki babak terakhir, dan pemenang untuk tahun 2013 diumumkan hari ini di Auditorium Bursa Efek Indonesia. Dewan juri, setelah menilai teknik maupun strategi jual-beli yang diaplikasikan dengan cerdas dan tajam oleh para finalis tingkat nasional, menetapkan Mojopahit dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia sebagai juara pertama mengalahkan tiga finalis lainnya, dan berhak menerima hadiah berupa uang tunai senilai US$12 ribu.

Tempat kedua direbut Transcend dari Monash University, Sunway Campus, Malaysia yang berhak atas hadiah uang tunai US$8.000 sedangkan Axel dari National University, Singapura ditetapkan sebagai juara ketiga dan mengantongi US$5.000. Hadiah US$3.000 dibawa pulang Kawin & Friends dari Chulalongkorn University, Thailand sebagai juara keempat.

Bukan hal yang mudah meyakinkan juri yang berasal dari kalangan profesional, namun dengan penuh percaya diri anak-anak muda ini dapat menunjukkan kemampuan mereka membuat analisa kritis dan pertimbangan matang dalam berinvestasi efek yang mereka pilih.

Puan Hamidah Naziadin, Head of CIMB Group Corporate Resources, yang hadir menyaksikan acara grand final tersebut mengatakan, "Kemampuan finalis tingkat nasional tahun ini sangat mengesankan; mereka buktikan bahwa mereka memang layak dipilih menjadi juara di tingkat regional. Saya ucapkan selamat; mereka menyampaikan presentasi dengan sangat baik, disertai pengetahuan teknis dan strategi pengambilan risiko yang logis. Saya bangga karena selain memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar dan mengenal sistem perdagangan lintas-negara sewaktu (real-time) di bursa, kompetisi perdagangan saham ini juga meningkatkan kemampuan calon profesional di bidang investasi sebab mereka inilah yang nantinya dapat memajukan industri ini dan menggairahkan pasar modal di kawasan ASEAN."

Hamidah menambahkan bahwa di samping hadiah uang, finalis tingkat nasional akan mendapat kesempatan magang di CIMB Group. "Dengan demikian, mahasiswa tersebut dapat mencoba peluang berkarir di sektor perbankan dan pasar modal," jelasnya di Jakarta, Senin.

Kompetisi tahunan CIMB ASEAN Stock Challenge kian diminati kalangan mahasiswa di negara-negara Asia Tenggara, dan peserta tahun lalu melonjak dibanding sebelumnya menjadi 911 tim. Ajang tersebut saat ini merupakan program simulasi perdagangan lintas-negara satu-satunya di dunia untuk saham yang diperdagangkan di bursa utama Malaysia, Singapura, Thailand dan Indonesia. Di sini peserta bisa belajar langsung cara melakukan jual-beli saham yang tercatat di negara lain -- peluang yang sangat bagus bagi mahasiswa perguruan tinggi.

Dalam 100 Leading Graduate Employers Awards Night 2013 di Malaysia belum lama ini, CIMB ASEAN Stock Challenge meraih penghargaan kategori 'Best Innovation on Campus'. Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang banyak terlibat dalam kegiatan mahasiswa di kampus dan merekrut lulusan perguruan tinggi, dan pemenang dipilih berdasarkan hasil jajak pendapat mahasiswa di Malaysia.

Atas prestasi tersebut, Hamidah menambahkan, "Ini kebanggaan besar bagi kami; penghargaan tersebut mencerminkan semangat CIMB dalam berbagai hal: semangat terus belajar dan berinovasi, semangat untuk mendunia, dan semangat menggapai peluang. Melihat penyelenggaraan pada 2013 lalu, standar untuk kompetisi tahun ini tentu akan lebih tinggi, dan saya kira persaingan di antara kontestan dalam ajang mendatang akan semakin ketat," jelasnya.

CIMB ASEAN Stock Challenge dimulai ketika perdagangan dibuka pada 7 Oktober 2013. Tim peserta melakukan simulasi penuh perdagangan secara online dan berusaha meraih Net Realised Percentage (NRP)* tertinggi demi meraih posisi teratas di negara masing-masing. Setiap tim menerima modal awal virtual sebesar US$80.000 untuk mereka gunakan dalam berinvestasi secara real-time yang tercatat di Bursa Malaysia, Bursa Efek Indonesia (BEI), Bursa Singapura (SGX) dan Bursa Efek Thailand (SET). Setelah tiga minggu, kompetisi berakhir tepat pada penutupan perdagangan 25 Oktober 2013. [rin]

Related posts