Sekar Bumi Dirikan Dua Perusahaan Baru

NERACA

Jakarta- Untuk menopang kinerja bisnisnya, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) mendirikan dua anak perusahaan baru, PT Bumi Pangan Mulia dan PT Bumi Pangan Sejahtera. Dalam pembangunan kedua anak usaha tersebut, perseroan bekerja sama dengan PT Multi Karya Sejati. “Porsi pengikutsertaan perseroan sebesar 70%, dan 30% sisanya PT Multi Karya Sejati.” kata Sekretaris Perusahaan PT Sekar Bumi Tbk, Ivone Margaretha di Jakarta, Senin (20/1).

Menurut dia, modal dasar untuk PT Bumi Pangan Mulia, yaitu sebesar Rp80 miliar, sedang modal disetor dan ditempatkan sebesar Rp20 miliar. Adapun modal dasar PT Bumi Pangan Sejahtera, yaitu sebesar Rp80 miliar, modal disetor dan ditempatkan sebesar Rp20 miliar. Kedua anak perusahaan ini nantinya bergerak di bidang usaha perdagangan, pembangunan, industri, pengangkutan, pertanian, jasa, percetakan, dan perbengkelan. “Dengan begitu, perseroan akan melakukan kondolidasi laporan keuangan atas kedua anak usaha tersebut.” imbuhnya.

Diketahui, produsen makanan beku ini akan mengembangkan fasilitas pabrik di Cikupa, Jawa Barat, untuk meningkatkan kapasitas produksi makanan olahan beku pada tahun ini dari 600 ton per bulan menjadi 1.000 ton. Untuk pengembangan fasilitas pabrik tersebut, perseroan menggelontorkan dana sekitar Rp80 miliar, dengan perincian untuk pengadaan mesin serta fasilitas lain di pabrik yang dibangun di areal 3,5 hektar.

Targetnya, pabrik tersebut diperkirakan dapat beroperasi pada kuartal ketiga 2014. Ke depan, perseroan juga akan meningkatkan penjualan produk makanan olahan beku, terutama di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Pihaknya mencatat, sekitar 80% produk makanan olahan beku hasil laut yang dihasilkan, selama ini diorientasikan ke pasar Amerika Serikat, Jepang dan Eropa. Hanya 10% yang ditujukan ke pasar lokal.

Manajemen perseroan sebelumnya mengaku, di akhir tahun 2013 dapat mencatatkan pendapatan dua kali lipat dari pencapaian semester pertama 2013. Diketahui, anak usaha SKBM pada periode tersebut mengantongi penjualan bersih sebesar Rp 502,63 miliar. Dengan begitu, akhir Desember 2013, SKBM diproyeksikan bisa mencatat penjualan bersih minimal Rp 1 triliun. Jika target itu tercapai, maka akan terjadi kenaikan sekitar 32,78% dibandingkan tahun 2012.

Sebelumnya, perseroan juga telah mendirikan anak perusahaan, PT Bumi Pangan Asri (BPA) yang akan memproduksi produk laut beku. Selain itu, BPA juga melayani jasa konsultan makanan dan minuman serta jasa konsultan pembangunan industri makanan dan minuman. BPA akan mendirikan pabrik baru dengan kapasitas produksi 800-1.000 ton per bulan yang ditargetkan akan rampung pada 2014. (lia)

BERITA TERKAIT

Optimistis di 2019, BMW Indonesia Bakal Rilis 10 Mobil Baru

BMW Grup Indonesia akan meluncurkan sebanyak 10 mobil terbaru pada 2019, menunjukkan kepercayaan pabrikan mobil mewah asal Jerman itu dalam…

Peneliti Temukan Obat Baru untuk Kanker Stadium Lanjut

Peneliti memberikan harapan baru bagi penderita penyakit ganas, kanker stadium lanjut. Sekelompok peneliti di Inggris berhasil menemukan obat yang dapat…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…