Allianz-GIF Edukasi Pengelolaan Keuangan

NERACA

Jakarta - Allianz Indonesia bekerjasama dengan Green Innitiative Foundation (GIF) mensinergikan program Pelatihan Pengelolaan Keuangan untuk masyarakat Kampung Sarongge. Head of CSR Allianz Indonesia, Indra Yuliawan mengatakan Pelatihan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang mengelola dan merencanakan keuangan, baik keuangan pribadi maupun keuangan kelompok usaha yang mereka bentuk.

“GIF telah melakukan usaha pemberdayaan masyarakat Sarongge dengan memberikan alternatif untuk memanfaatkan lahan yang sudah ada menjadi lebih maksimal tanpa perlu menggarap hutan lagi,” kata dia di Jakarta, pekan lalu.

Dia menjelaskan, pemberdayaan yang telah dilakukan adalah upaya peningkatan perekonomian petani dan pembentukan kelompok-kelompok usaha untuk peternakan domba dan kelinci, pertanian organik, pengembangan energi terbarukan, koperasi serta pemberdayaan kaum perempuan.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Allianz Indonesia dan GIF memiliki misi yang sejalan dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Hal ini bertujuan agar masyarakat Kampung Sarongge memiliki pengetahuan yang memadai sehingga mereka dapat memaksimalkan daya produksi di daerah tempat tinggal mereka tanpa mengganggu keseimbangan lingkungan,” ujarnya.

Dalam Pelatihan Keuangan yang diadakan tanggal 11-12 Januari 2014, Allianz Indonesia memberikan materi berupa bagaimana cara membuat perencanaan keuangan dan membuat pembukuan dari pendapatan dan pengeluaran hasil bertani dan kelompok usaha.

Dengan pengetahuan tentang perencanaan keuangan, diharapkan Masyarakat Sarongge memiliki pembukuan yang baik dan benar dan tidak terjebak oleh pinjaman yang buruk lalu kembali mencari pendapatan dengan melakukan perusakan hutan.

Selain itu, materi lain yang diberikan adalah metode menabung dengan memanfaatkan koperasi di Kampung Sarongge, sehingga mereka tidak hanya terfokus pada pendapatan saja, tapi juga dapat melihat apakah ada keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Setelah masyarakat mampu melihat keseimbangan, diharapkan mereka juga mampu menyisihkan uang untuk menabung.

“Dengan semakin bertambahnya pengetahuan masyarakat Kampung Sarongge mengenai sumber ekonomi alternatif selain penggundulan hutan, diharapkan masyarakat justru ikut berperan aktif untuk melindungi area hutan dan tidak mengganggu upaya pelestarian lingkungan melalui program penanaman pohon,” tutup Indra. [sylke]

BERITA TERKAIT

Menteri Luar Negeri - Masa Depan Indonesia Tergantung Pengelolaan Laut

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri Masa Depan Indonesia Tergantung Pengelolaan Laut Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa…

PAPARAN KINERJA KEUANGAN BNI

Wakil Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Herry Sidharta (tengah) menyampaikan Paparan Kinerja Keuangan PT BNI (Persero) Tbk, di…

Indonesia Fokus Kembangkan Keuangan Syariah Sosial

    NERACA   Bali - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia mulai berfokus untuk tidak hanya mengembangkan industri keuangan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Dorong Penetrasi Asuransi, Insurance Day Digelar di 18 kota

      NERACA   Jakarta - Dewan Asuransi Indonesia (DAI) menyelenggarakan peringatan hari asuransi atau Insurance Day 2018. Perayaan…

Pertumbuhan Kredit Tahun Depan akan Melambat

      NERACA   Jakarta – Kalangan industri perbankan memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit pada 2019 akan melambat dari 13…

OJK Ikut Bangun 1.000 Unit Hunian Sementara

    NERACA   Palu - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan siap membangun 1.000 unit hunian sementara…