Ekspansi Indofood Mendulang Untung Bisnis Pelayaran - Investasikan Modal US$ 100 Ribu

NERACA

Jakarta – Sukses berbisnis consumer good dari hulu sampi hilir menjadi lompatan bagi PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) untuk terus ekspansi bisnis ke sektor lain. Bisnis yang saat ini tengah digarap perseroan adalah bisnis pelayaran. Melalui anak usahanya yakni Pacsari Pte. Ltd, Indofood mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pelayaran yang diberi nama Boga Indah Pte. Ltd.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kabarnya untuk eskpansi bisnis pelayaran ini, perseroan telah menyuntikkan modal disetor sebesar US$100 Ribu. Dana tersebut seluruhnya diambil-bagian dan disetor oleh Pacsari.

Pada 19 Juli 2013, perseroan melalui Pacsari juga telah mendirikan perusahaan baru yang sama bergerak di bidang usaha pelayaran dengan nama Sari Indah Pte. Ltd. Perusahaan ini juga didirikan dengan modal disetor sebesar US$100.000 yang seluruhnya diambil-bagian dan disetor oleh Pacasari.

Sebagai informsi, tahun ini bisnis pelayaran masih menjanjikan apalagi bidang pengangkutan barang batubara. Pasalnya, pelaku pasar menyakini harga komoditas akan kembali sehingga permintaan juga besar. Tidak hanya itu, bisnis pelayaran juga sangat dipengaruhi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan penurunan harga komoditas batubara. Tak ayal, memaksa membuat dunia perusahaan pelayaran melakukan beberapa strategi efisiensi beban demi maksimalisasi profit dan meningkatkan margin laba bersih.

Sekretaris Perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Werianty Setiawan pernah bilang, perusahaan yang baru saja didirikan dibidang pelayaran tersebut, modal disetor seluruhnya diambil-bagian dan disetor oleh Pacsari Pte. Ltd.

Selain mendirikan perusahaan tersebut, diketahui perseroan telah mendirikan anak usaha yang bergerak pada bidang yang sama pada 19 Juli 2013 melalui anak usahanya Pacsari Pte Ltd. Anak usaha yang bergerak di bidang pelayaran ini dinamakan Sari Indah Pte Ltd. Perusahaan ini pun didirikan dengan modal disetor sebesar US$100 ribu yang seluruhnya diambil-bagian dan disetor oleh Pacsari Pte Ltd.

Di samping melebarkan sayap di bidang tersebut, PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui anak usahanya yaitu Indofood Agri Resources Ltd telah menyelesaikan akuisisi grup CMAA pada 25 Juni 2013. Indofood Agri Resources Ltd telah membeli grup Comphania Mineira de Acucar e alcool Participacoes (CMAA) dan entitas anaknya sekitar US$66,6 juta.

Dengan akuisisi ini, grup CMAA telah menjadi entitas patungan perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 50%. Sebelumnya pada awal Januari 2013, perseroan menyampaikan keterbukaan informasi kalau perseroan telah mendirikan anak usaha di Singapura untuk merealisasikan rencana akuisisi grup CMAA.

Seluruh saham anak usaha yang bernama IFAR Brazil Pte Ltd. Selanjutnya, perusahaan tersebut mendirikan Indo Agri Brazil Participacoes Ltd yang seluruh sahamnya dimiliki oleh IFAR Brazil. Pada 26 Januari 2013, perjanjian tentang rencana akuisisi tersebut telah ditandatangani oleh sejumlah pihak, seperti Indo Agri Brazil, Apia Sp Participacoes, anak usaha dari JF Citrus Agropecuaria Ltda (JF Group), ZAM Ventures, dan Fundo de Investimento em Participacoes PCP.

Sementara untuk meningkatkan kinerjanya, manajemen perseroan sebelumnya mengaku akan membangun lima pabrik pengolahan kelapa sawit dan perluasan dua unit pabrik yang selama ini dimiliki perseroan. Untuk mendanai pembangunan pabrik tersebut perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 7 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

Arwana Catatkan Penjualan Naik 15,56% - Bisnis Keramik Masih Mengkilap

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti masih dirasakan lesu oleh pelaku pasar, namun hal tersebut tidak memberikan dampak terhadap performance…

Jaringan XL Axiata Telah Pulih 100% - Pasca Gempa Sulawesi Tengah

NERACA Palu -PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah merampungkan pemulihan jaringan pasca gempa 7,4 Skala Richter yang melanda Sulawesi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…