Kembangkan Bisnis, Astra Bikin Perusahaan Asuransi - Miliki 50% Saham Astra Aviva Life

NERACA

Jakarta – Ekspansi bisnis PT Astra International Tbk (ASII) di industri keuangan tidak hanya cukup dengan memiliki saham mayoritas di PT Bank Permata Tbk, tapi juga merambah industri asuransi. Disebutkan, perseroan bersama Aviva plc membentuk perusahaan patungan di bidang asuransi jiwa bernama Astra Aviva Life.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto, porsi kepemilikan Astra Aviva Life itu 50 berbanding 50 (50:50),”Dengan kompetensi Aviva di bidang asuransi, Astra Aviva Life diharapkan menciptakan nilai tambah bagi para pelanggan, karyawan serta 'stakeholders' untuk jangka panjang,”ujarnya.

Dia menambahkan, dibentuknya Astra Aviva Life itu sesuai dengan strategi Astra untuk terus melakukan ekspansi dan diversifikasi usaha dengan memasuki lini bisnis baru yang berpotensi untuk berkembang sejalan dengan nilai-nilai dan filosofi Astra.

Lanjutnya, mengembangkan bisnis asuransi dinilai masih menjanjikan. Alasannya, dengan jumlah penduduk Indonesia sebesar 245 juta jiwa atau terbesar keempat di dunia dengan angka pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 6,2% pada tahun 2012, maka ini merupakan salah satu pasar asuransi jiwa yang paling cepat berkembang di dunia.

Saat ini, lanjut dia, Astra Aviva Life sedang menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mendapat persetujuan nanti, Astra Aviva Life akan menjadi 'preferred provider' berbagai produk asuransi jiwa kepada Astra dan anak perusahaannya.

Prijono Sugiarto menjelaskan bahwa produk asuransi jiwa Astra Aviva Life nantinya akan ditawarkan melalui beberapa anak perusahaan Astra, termasuk PermataBank. Usaha Patungan itu juga akan menawarkan produk asuransi jiwa kepada masyarakat Indonesia melalui digital channel, agen dan rekanan.

Sementara itu, Group Chief Executive Officer Aviva plc, Mark Wilson mengatakan Astra sebagai perusahaan yang dikenal memiliki reputasi baik di Indonesia merupakan partner yang ideal bagi Aviva di salah satu pasar dengan pertumbuhan asuransi jiwa tercepat di dunia,”Kerja sama ini akan menciptakan 'growth opportunity' dan menggarisbawahi komitmen Aviva di Asia dan mendukung strategi 'Cash Flow Plus Growth' Aviva. Kerja sama ini akan baik untuk Aviva, Astra dan pelanggan kami," katanya.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 17,8 triliun. Dimana target tersebut menyamai target di tahun 2012. Namun setidaknya target 2014 jauh lebih tinggi dari target 2013 yang hanya mencapai Rp 15 triliun. "Capex secara kombain termasuk asosiasi dengan join venture mencapai Rp17,8 triliun tepatnya demikian pada 2014. Target termasuk perusahaan terkonsolidasi maupun asosiasi," ujar Prijono Sugiarto. (bani)

Related posts