Pemprov Jabar Tambah Modal KUMKM Sebesar Rp100 Miliar - Kota Sukabumi

Sukabumi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2014 menambah anggaran permodalan bagi koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar Rp100 miliar. Sehingga total anggaran permodalan bagi UKM dan koperasi di Jabar hingga saat ini mencapai Rp350 miliar. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jawa Barat H Deddy Mizwar kepada sejumlah media, usai meresmikan mahasiswa (Kopma) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Kamis (16/1). "Tahun ini, kita tambah anggaran permodalan bagi UKM dan koperasi sekitar Rp100 miliar", kata Deddy.

Deddy mengatakan, kehadiran koperasi mahasiswa memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Bahkan, dengan koperasi nantinya mampu memunculkan wirausaha-wirausaha baru. "Kami menargetkan untuk menciptakan 100 ribu wirausaha baru di Jawa Barat," tandasnya.

Dirinya menilai, peluang untuk menciptakan ratusan ribu wirausaha baru sangat berpeluang dilingkungan kampus, khususnya mahasiswa yang sudah memiliki ilmu pengetahuan yang baik. dan kedepannya tinggal mengimplementasikan saja apakah berani membuka suatu usaha untuk hidup mandiri.

Deddy juga mengungkapkan, pihaknya akan akan membantu keberadaan koperasi mahasiswa, karena mereka perlu mendapatkan bimbingan. "Nanti akan kami bantu koperasi mahasiswa bukan hanya dari pelatihan saja, melainkan juga yang berkaitan dengan permodalan melalui kredit cinta rakyat," ungkapnya.

Untuk itu, dirinya berharap, agar kehadiran koperasi di lingkungan kampus bisa lebih cepat berkembang dan memiliki jaringan yang bagus dengan koperasi mahasiswa di kampus lain.

Sementara itu, Rektor UMMI Prof Dr Asmawi Zainul menjelaskan, kehadiran koperasi mahasiswa sebagai upaya untuk memberikan pengajaran kepada mahasiswa bagaimana caranya menjalankan koperasi yang benar dan sehat. "Karena jalan atau tidaknya koperasi bukan hanya tanggungjawab pengurus saja, melainkan anggotanya juga memiliki pengaruh yang besar," terangnya.

Menurut Rektor, selain memberikan pemahaman tentang koperasi, pembentukan Kopma juga bertujuan untuk membentuk kepribadian lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan. Karena saat ini ketika mahasiswa sudah lulus lebih banyak yang senang langsung mencari kerja, daripada menciptakan lapangan kerja. "Makanya, selain membentuk Kopma UMMI, kami saat ini juga fokus untuk mendidik mahasiswa menjadi tenaga pendidik yang memiliki keahlian dalam hal koperasi serta wirausaha", imbuh dia.

BERITA TERKAIT

Pemprov Sumsel Minta BSB Salurkan Pembiayaan ke Pelosok

Pemprov Sumsel Minta BSB Salurkan Pembiayaan ke Pelosok NERACA Palembang - Pemprov Sumsel meminta Bank Sumsel Babel (BSB) menggenjot pembiayaan…

Wagub Jabar Mulai Evaluasi 11 BUMD

Wagub Jabar Mulai Evaluasi 11 BUMD NERACA Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mulai mengevaluasi 11…

Disnaker Kota Sukabumi Langsung Hitung UMK - Terkait Kenaikan UMP 8,03 Persen

Disnaker Kota Sukabumi Langsung Hitung UMK Terkait Kenaikan UMP 8,03 Persen NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sedang melakukan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan NERACA Jakarta – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batangtoru, Tapanuli Selatan,…

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia NERACA Jakarta – Pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di terus dilakukan di…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…