LG Mobile Berharap Pimpin Pasar Smartphone Indonesia - Luncurkan Produk Baru

NERACA

Jakarta - LG Mobile Communications Indonesia (LG) meluncurkan 2 produk teranyarnya pada awal tahun 2014 yaitu Nexus 5 dan LG G Flex. Head of LG Mobile Communication Indonesia Chorung Cho mengungkapkan keinginannya dengan meluncurkan 2 produk tersebut agar bisa memimpin pasar smarthphone di Indonesia. Pasalnya, kedua produk tersebut mengusung sistem berteknologi terbaru yang mulai digemari oleh masyarakat pengguna smartphone.

“Peluncuran kedua produk tersebut untuk melanjutkan kesuksesan yang kami raih pada 2013 dengan produk LG G2. Kami berharap LG akan bisa memimpin industri teknologi khususnya smartphone di Indonesia,” ungkap Cho dalam acara Peluncuran Nexus 5 dan LG G Flex di Jakarta, Rabu (15/1).

Cho mengatakan hal yang membuatnya optimis bisa memimpin pasar smartphone di Indonesia adalah dengan teknologi yang diusung oleh kedua produk tersebut. Produk LG G Flex, kata Cho, merupakan ponsel pertama di Indonesia yang desainnya melengkung sehingga berbeda dari pada yang lainnya. Kedua, operating system yang digunakan merupakan yang terbaru yaitu android 4.4, kitkat. “Maka tujuan kami adalah memimpin pasar smartphone di Indonesia lewat teknologi terbaru yang kami usung,” ucapnya.

Ia pun merasa tidak khawatir dengan diluncurkannya dua produk baru dalam waktu yang bersamaan. Pasalnya, menurut dia, kedua produk tersebut ada perbedaan sehingga konsumen dapat memilihnya dengan leluasa. “Jadi, kami memberikan pilihan kepada konsumen. Desain yang diusung oleh keduanya juga berbeda. Untuk LG G Flex desainnya melengkung sementara Nexus 5 lebih datar. Begitu juga dengan layarnya. Jadinya semuanya itu mempunyai market sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Head of Product Marketing LG Mobile Communications Indonesia Adinda Nesvia menambahkan bahwa pihaknya optimis menatap 2014. “Kami sangat positif akan sukses yang akan kami raih di 2014, melanjutkan produk flagship kami sebelumnya yaitu LG G2, line up kami selanjutnya siap memenuhi pasar Indonesia. Berlandaskan orisinalitas dalam pengembangan teknologi yang berfokus pada peningkatan performa dan kenyamanan pengguna, LG smartphone mewakili sebuah upaya terobosan besar yang meninggalkan berbagai pakem yang ada dalam dunia smartphone,” ujarnya.

Terobosan orisinal yang dikatakan menjadi milik keduanya. Perusahaan berbasis di Korea Selatan tersebut menampilkan desain dan performa yang unggul. Nexus 5 menjadi smartphone Nexus paling ramping dengan kecepatan tertinggi yang ada saat ini. Sementara desain layar lengkung unik LG G Flex mewakili sebuah tahap evolusi baru dalam dunia smartphone. “Kini, kami dengan bangga menjadi yang pertama membawa seluruh terobosan teknologi ini bagi publik Indonesia,” ujar Adinda.

Adinda menjelaskan menyusul keberhasilan Nexus 4, kali ini Nexus 5 hadir dengan system operasi Android 4.4, KitKat. Di sisi lain, bekal dimensi layar 5 inch Full HD IPS membuat Nexus 5 mampu menawarkan pengalaman visual baik dari layar luas dengan resolusi tinggi. “Kolaborasi berbagi fitur dan teknologi yang terbenam di dalamnya menjadikan Nexus 5 sebagai smartphone Nexus tertipis dan tercepat yang ada di pasar. Bahkan, smartphone ini dikatakan menjadi kombinasi sempurna antara kinerja terbaik, fungsionalitas dan kenyamanan penggunaan hasil kolaborasi terbaik antara hardware besutan LG dan perangkat lunak serta layanan dari Google,” katanya.

Ia juga mengklaim bahwa Nexus 5 adalah smartphone pertama di dunia yang menggunakan Android 4.4 , KitKat. Nexus 5 menawarkan bentuk yang ramping dan ringan dengan bobot hanya 130 gram. “Meskipun demikian, smartphone ini didesain untuk membuatnya tetap terasa solid dan nyaman dalam genggaman,” tuturnya.

Sentuhan Inovasi

Sementara untuk LG G Flex, Adinda mengungkapkan bahwa LG menjanjikan berbagai pengalaman baru dari inovasi bentuk lengkung layar yang mengikuti kontur wajah. “LG G Flex merupakan representasi terbaik mengenai bagaimana smartphone bentuk lengkung seharusnya dibuat. Tak hanya mengenai desain istimewa dan perangkat keras yang inovatif, berbagai pengembangan fitur yang berpusat pada kebutuhan dan keinginan konsumen di dalamnya pun merepresentasikan pengembangan paling signifikan dalam dunia smartphone,” tambahnya.

Desain layar lengkung vertikal LG G Flex, kata dia, akan memberi keuntungan dengan meminimalisir jarak antara mulut ke mikofon dan speaker di telinga penggunanya. “Tak asal lengkung, derajat kelengkungannya sengaja dibuat khusus dengan pengukuran lekuk rata-rata wajah manusia. Hasilnya, pengguna akan menikmati peningkatan tingkat kualitas suara hingga mencapai 3dB dibandingkan dengan smartphone berlayar datar,” katanya.

Dilanjutkan Adinda, terapan desain lengkung ini juga dipercaya memberikan genggaman yang lebih solid dan kenyamanan bagi peletakan di kantong belakang. “Lebih dari itu, saat diletakkan dalam posisi lansekap (landscape), layarnya menawarkan pengalaman visual dengan kenyamanan sudut pandang untuk menyaksikan video atau memainkan games,” pungkasnya.

Related posts