Hindari Persaingan, Ciptakan Ide Kreatif

NERACA

Saat kita berbisnis walaupun itu hanyalah usaha kecil, ide kreatif sangat diperlukan untuk dapat bertahan atau bahkan memenangkan persaingan. Sebuah ide tidak perlu berupa penemuan besar seperti rumus relativitas Einstein. Cukup dengan hal sederhana yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

Pengamat bisnis Kafi Kurnia mengingatkan kisah sukses yang diraih oleh perusahaan Teh Sosro. Sang pemilik hanya memiliki ide sederhana yaitu menjual minuman dalam kemasan botol. Tapi inilah yang disebut kreatif, hal sederhana yang membuat usaha Sosro menjadi besar.

Walaupun Kafi bukanlah orang yang sangat kreatif, tapi ia tahu setiap orang ditakdirkan untuk menjadi kreatif termasuk anda. Menurutnya untuk memiliki ide kreatif adalah sesuatu yang belum penah dilakukan oleh orang lain danberguna.

“Semua orang dapat memikirkan apa yang belum pernah dilakukan orang lain, tapi untuk memikirkan itu berguna atau tidak, itulah kesulitan tersendiri. Ide usaha kreatif anda bisa dimulai melalui apa yang kita sukai atau hobi yang kita tekuni,” tuturnya.

Usaha makanan dan minuman

Usaha makanan akan tetap menjadi primadona di tahun 2014, seiring dengan kesibukan yang terus meningkat membuat kebutuhan makanan terutama dengan konsep cepat saji akan terus berkembang. Selain itu minuman juga tidak kalah bagus prospeknya, kenaikan suhu udara akibat pemanasan global akan menjadikan tingkat konsumsi air meningkat.

Modal kecil dengan bisnis online

Pengguna internet di Indonesia semakin meningkat apalagi didukung harga akses yang semakin murah menjadikan pasar di bidang bisnis online pun terus meningkat. Bisnis online bukan hanya bermain ppc, paid review, jual link atau afiliasi, anda juga bisa memanfaatkan media online untuk membuat toko online.

Peluang usaha ritel

Peningkatan konsumsi harian masyarakat yang meningkat membuat peluang bisnis ritel akan meningkat pula. Anda dapat mengambil segmen ritel yang tidak bisa diambil oleh peritel besar seperti agen aqua dan gas keliling dengan konsep modern.

Sedangkan sebuah survei dari Nielsen menyebutkan bahwa penetrasi gerai ritel modern bisnis makanan di Indonesia sebanyak 52 unit untuk satu juta penduduk tempat teratas diduduki Korea Selatan dengan penetrasi 504 unit untuk satu juta penduduk. Negeri Tiongkok masih berada satu tingkat di atas Indonesia dengan penetrasi gerai sebanyak 74 unit untuk satu juta penduduk.

Related posts