Arita Prima Lunasi Utang Rp 14,51 Miliar

PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) telah melakukan pelunasan sebagian utangnya senilai Rp14,51 miliar. Sumber pendanaan berasal dari hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada Oktober 2013. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, dana sebesar Rp14,51 miliar dibayarkan ke tiga bank, yakni Rp6,28 miliar ke Bank Permata, Rp1,47 miliar ke Bank UOB dan sebesar Rp6,76 miliar ke bank Ambank. Tercatat hingga akhir Desember 2013, perseroan sudah menggunakan dana hasil IPO sebesar Rp43,50 miliar dan masih memiliki sisa sebesar Rp12,92 miliar yang di simpan dalam dua rekening giro pada Bank Permata dan Bank BCA.

Sebagai informasi, perseroan berencana membangun 20 pabrik logam dengan nilai investasi Rp30 miliar per pabrik. Dirut PT Arita Prima Indonesia Tbk, Low Ye Lean pernah bilang, pembangunan pabrik akan di atas tanah seluas 20 hektar dan berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Rencananya, satu pabrik memiliki luas satu hektar,”Dananya Rp30 miliar untuk satu pabrik dan akan dibangun mulai akhir tahun depan, diharapkan selesai lima sampai 6 tahun mendatang," kata Low.

Menurut Low, proses pembangunan pabrik hingga saat ini masih dalam pembebasan lahan dan diharapkan tahun depan perizinan semuanya bisa selesai awal tahun. Dengan pembangunan pabrik-pabrik tersebut diharapkan akan mampu memproduksi barang-barang buatannya hingga 8-10 kontainer per bulan. (bani)

Related posts