KKP Dorong Pengembangan Minawisata di 2014 - Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pulau Kecil

NERACA

Jakarta – Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim bahwa program Minawisata mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat kecil, oleh karenanya program Mina Wisata akan terus dikembangkan tahun 2014 ini.

Rido Miduk Batubara, Direktur Pendayagunaan Pulau-pulau Kecil, Direktorat Jenderal Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) KKP, mengatakan pengembangan pulau kecil dengan pariwisata dapat memberikan manfaat pendapatan ekonomi bagi masyarakat di pulau-pulau kecil. Oleh karenanya KKP tengah menginventarisir daftar kabupaten/kota yang mengajukan proposal untuk program pengembangan Minawisata.

“Mulai tahun 2013 lalu KKP tengah memfokuskan untuk program Minawisata yang bertujuan untuk mengembangkan pulau-pulau kecil agar memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat, terutama masyarakat di pulau-pulau kecil,” kata Rido belum lama ini, di Jakarta.

Adapun program Minawisata, sambung Rido merupakan salah satu program pengembangan pulau kecil yang dipadukan dengan konsep pariwisata supaya dapat memberikan manfaat pada masyarakat sekitar. Adapun konkret dari program Minawisata ini adalah perpaduan antara perikanan dan pariwisata. Sedangkan contoh dari program Minawisata seperti pembesaran ikan-ikan yang menarik dan bernilai ekonomi. Dari pembesaran ikan itu nantinya pengunjung bisa memancing ikan-ikan tersebut dan dipungut bayaran, disitulah nilai ekonominya masyarakat dapat menghasilkan pendapatan dari pengunjung.

"Ini meningkatkan ekonomi masyarakat ke depan. Kami sudah inventarisir kabupaten/kota yang mengajukan proposal untuk program Minawisata. Disini kami membaginya menjadi tiga cluster utama yang penting, yakni Anambas, Raja Ampat, dan Kepulauan Seribu. Tiga cluster itu poin utama untuk mengembangkan Minawisata dalam rangka investasi di pulau-pulau kecil," imbuhnya.

Untuk pengembangan program Minawisata ini rencananya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan melibatkan investor. “Jika mengandalkan dari dana masyarakat setempat akan sulit, mengingat masyarakat tidak mempunyai dana, maka dari itu kami akan melibatkan pihak ke tiga dalam pengembangan program ini,” jelasnya.

Dorong Investasi

Dalam keterangan sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengembangkan program Mina Wisata untuk mendorong investasi guna pemberdayaan pulau-pulau kecil yang tersebar di berbagai kawasan perairan Indonesia. “Program Minawisata akan mengombinasikan kegiatan yang mendorong investasi di pulau-pulau kecil khususnya pariwisata dan upaya perlindungan ekosistem melalui kegiatan konservasi,” katanya.

Sharif, menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini sesuai dengan data yang masuk jumlah pulau-pulau kecil terluar di Indonesia mencapai 92 pulau, dan 31 pulau di antaranya berpenduduk. Meski memiliki sumber daya alam yang besar sebagai modal pembangunan, ujar dia, namun pulau-pulau ini juga memiliki banyak keterbatasan, khususnya terkait kondisi sarana dan prasarananya.

"Program Minawisata sampai dengan saat inimemfokuskan pembangunan di 12 pulau kecil terluar meliputi pulau Sebatik, Nusa Kambangan, Miangas, Marore, Marampit, Lingayan, Maratua, Wetar, Alor, Enggano, Simuk dan pulau Dubi Kecil," ujarnya.

Menurut Sharif, pembangunan pulau-pulau sebagai implementasi amanat Peraturan Pemerintah Nomor 62 tahun 2010 tentang Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar yaitu pemanfaatan pertahanan dan keamanan, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Pengembangan pulau-pulau kecil dan terluar tersebut akan dilakukan setiap tahun dengan harapan pada 2014 sudah mencapai 92 pulau.

Pengembangan pulau terluar itu selain memberikan peluang untuk ekonomi pariwisata, juga membantu pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan. Kalau tidak dikembangkan, pulau terluar tersebut bisa dicaplok negara tetangga, seperti pada beberapa kasus sebelumnya.

Terkait dengan investasi Sharif menegaskan, KKP telah memfasilitasi investasi untuk pulau kecil tersebut. Terutama KKP membantu promosi pulau tersebut kepada para investor. Selain itu ada beberapa kebijakan KKP untuk mendukungnya. Diantaranya, kebijakan dan strategi untuk pengoptimalan pengembangan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, peningkatan upaya untuk mempertahankan dan memperbaiki ekosistem pesisir.

Termasuk pencanangan strategi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dengan mengandalkan sektor pariwisata serta menghindari kerusakan lingkungan “Dengan kebijakan KKP tersebut, kami yakin investasi di pulau kecil tersebut akan terealisasi dengan baik, terutama pengembangan konsep Minawisata,” tegasnya.

Related posts