Mitra Pinasthika Sisakan Dana IPO Rp 320 Miliar - Danai Bisnis Roda Empat

NERACA

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) saat ini tercatat masih memiliki sisa dana hasil penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp320 miliar dari dana hasil IPO yang diraih sebesar sekitar Rp1,35 triliun pada saat melepas sahamnya ke publik Mei 2013 lalu.

Disebutkan, perseroan telah menggunakan dana hasil IPO sekitar Rp1,03 triliun. Dengan rincian untuk modal tambahan anak perusahaan MPM Rent sebesar Rp320 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi kendaraan bermotor ini juga menggunakan dana tersebut sebagian untuk akuisisi saham FKT senilai Rp300 miliar. Selain itu, perseroan juga menggunakan dana IPO untuk melunasi sebagian pinjaman ke DBS dan AZN Bank sebesar Rp115 miliar.

Sisa dana tersebut disimpan perseroan dalam bentuk deposito di Bank Permata dengan bunga 9,0%-9,5% per tahun. Sementara untuk modal kerja MPM Rent Rp125 miliar. Terakhir untuk modal kerja MPM Auto sebesar Rp175 miliar. Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih Rp675 miliar atau tumbuh 25% dari estimasi laba bersih 2013 sebesar Rp540 miliar.

Direktur Utama PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Koji Shima mengatakan, pendapatan dan laba bersih tahun ini ditargetkan tumbuh 20% sampai 25% dari estimasi tahun lalu, “Kita harapkan naik 20 sampai 25%, untuk pendapatan dan laba bersih. Target pendapatan dan laba bersih ini akan didukung oleh semua divisi bisnis perseroan, terlebih permintaan sepeda motor setiap tahunnya selalu meningkat”, ungkapnya.\

Maka untuk menggenjot target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih ini, nantinya sisa dana IPO yang dimiliki perseroan akan digunakan untuk ekspansi usaha perseroan di bidang distributor kendaraan bermotor. Disamping itu, Para pemegang saham juga telah menyetujui perubahan alokasi dana hasil IPO sebesar 13% ke divisi kendaraan roda empat.

Menurut dia, alokasi dana IPO sebesar 13% untuk pembangunan fasilitas dealership Nisan-Datsun di bisnis kendaraan roda empat melalui anak usahanya PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto). Sebelumnya dana tersebut rencananya akan digunakan untuk ekspansi bisnis asuransi MPMX sebesar 7% dan kebutuhan modal kerja bisnis retail motor MPMX sebesar 6%. Perubahan penggunaaan dana IPO tersebut mempertimbangkan pembiayaan kegiatan operasional bisnis asuransi dan retail motor masih mampu didanai melalui dana internal masing-masing anak perusahaan.

Asal tahu saja, tahun lalu perseroan menawarkan 970 juta saham ke publik dengan harga Rp1.500 per saham dengan nilai nominal Rp500 pada saat IPO. Total dana yang diraih dari hasil penawaran umum saham ini sebesar Rp1,45 triliun dengan total kapitalisasi pasar saham sebesar Rp6,69 triliun. (nurul)

Related posts