Jiwasraya Targetkan Perolehan Premi Rp9 Triliun - Pada 2014

​NERACA

Jakarta - Tahun ini, PT Asuransi Jiwasraya menargetkan perolehan premi sebesar Rp8 triliun hingga RP9 triliun. Rencananya, untuk mencapai perolehan tersebut, Jiwasraya akan mengeluarkan produk investasi baru.

"Kami mengeluarkan produk unitlink baru. Karena produk ini makin ramai dibicarakan masyarakat," ujar Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim di, Jakarta, akhir pekan lalu.

Hendrisman menjelaskan, produk investasi ini telah mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat. “Selain itu kami menargetkan produk unitlink ini bisa tumbuh sekitar 15% hingga 20% tahun 2014 ini,” imbuh dia.

Dia menegaskan pihaknya siap bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya untuk menguasai pasar asuransi di Indonesia yang semakin besar. "Persaingan akan mendorong manajemen lebih kreatif dalam mengelola atau membuat produk yang sesuai dengan pasar inginkan,” tuturnya.

Selain itu, untuk meningkatkan marketshare dan penjualan, Jiwasraya melakukan krejasama produk dan pemasaran dengan PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI)

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Asuransi Kredit (Pembiayaan).

Menurut Hendrisman, sinergi bisnis Jiwasraya dan ASEI ini diharapkan bisa menciptakan peningkatan portofolio dan pangsa pasar kedua perusahaan. “Selain itu kerjasama ini bisa membantu loyalitas nasabah kepada masing-masing perusahaan," ujarnya.

Hendrisman juga mengungkapkan MoU sesama perusahaan asuransi BUMN yang saling menguntungkan dan bisa juga merugikan, “Termasuk memperluas saluran distribusi pemasaran untuk menjangka pangsa lebih besar lagi. Mudah-mudahan pola seperti memperbesar bumn di industri asuransi Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama ASEI, Eko Wari Santosa mengatakan, masing-masing kedua perusahaan asuransi ini mempunyai pangsa pasar yang berbeda. Dengan melalui kerjasama ini diharapkan dapat memperbesar pendapatan kedua perusahaan. “Ini hanya awal dan tentunya akan banyak menghadirkan produk asuransi sehingga nantinya dapat menciptakan demand baru,” tuturnya.

Untuk mengawali hal tersebut, hari ini keduanya menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama produk dan pemasaran asuransi oleh Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim serta Direktur Pemasaran, De Yong Adrian dan Direktur Utama ASEI, Eko Wari Santoso serta Direktur Operasional I, Badruz Zaman dan disaksikan Deputi Bidang Usaha Jasa Kementrian BUMN, Gatot Trihargo.

Hingga saat ini, kedua BUMN tersebut memiliki jaringan yang cukup luas. Jiwasraya memiliki jaringa kantor layanan terdiri dari 17 regional office, 71branch office, serta 358 area office dengan dukungan lebih dari 600 agen. Sedangkan ASEI mempunyai 21 kantor cabang dan 33 kantor pemasaran di seluruh Indonesia. [sylke]

Related posts