Kuliah Gratis, Mungkinkah? - Sumsel Akan Merealisasikannya di 2015

NERACA

Siapa yang tidak mau serba gratis? Pendidikan pun yang merupakan hak warga negara, idealnya diterima secara gratis. Meski demikian, tentu tidak semua biaya pendidikan itu gratis dan tidak semua orang bisa menikmati fasilitas itu.Sumatra Selatan (Sumsel ) menerapkan ini, pendidikan gratis.

Di Sumsel, pendidikan itu gratis mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga SLTA, baik negeri maupun swasta.Pendidikan gratis diimplementasikan dengan kombinasi atau sinergi biaya dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Alhasil, sejak Maret 2009 pendidikan di Sumsel pun gratis.Artinya, ada beberapa komponen pendidikan diambil alih tanggung jawabnya oleh negera, dalam ini pemerintah daerah. Sehingga orang tua hanya menyediakan biaya yang semestinya dia keluarkan.

Setelah melaksanakan sekolah gratis mulai SD hingga Sekolah Menengah Umum (SMU) dan sederajat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan meningkatkan lagi hingga keperguruan tinggi, yakni dengan menargetkan biaya kuliah gratis, terutama untuk masyarakat tidak mampu.

Wakil Gubernur Sumatra Selatan Ishak Mekki mengatakan, kuliah gratis akan direalisasikan pada 2015. Diprogramkannya kuliah gratis tersebut tidak lain untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat di daerah ini untuk melanjutkan keperguruan tinggi.Selain itu, dengan adanya kuliah yang dibiayai pemerintah diharapkan nantinya tidak ada lagi tamatan SMU dan SMK tidak kuliah.

“Memang, mengenai masyarakat yang berhak kuliah secara gratis tersebut masih diutamakan bagi mereka kurang mampu. Hal ini karena bagi mereka yang memiliki kemampuan bisa saja kuliah di perguruan tinggi yang dikehendaki,” ujar Ishak.

Ya, kuliah merupakan suatu jenjang tertinggi dalam dunia pendididkan. Pada jenjang terakhir ini setiap peserta didik dituntut untuk mandiri dalam melaksanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses perkuliahan.

Jika semua warga negara dapat mengikuti jenjang pendidikan akhir maka kualitas pendidikan di Indonesia akan meningkat dan dapat mendongkrak ekonomi negara kedepannya karena kemajuan negara sangat dipengaruhi faktor ekonomi dan pendidikan.

“Yang jelas dengan dilaksanakannya program kuliah gratis diharapkan sumber daya manusia di darah ini semakin meningkat,” kata dia

Pemprov Sumsel sudah menyiapkan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang akan diajukan sebesar Rp 7,2 triliun khusus untuk program kuliah gratis. Sementara mengenai teknis pelaksanaan program itu masih dalam pembahasan. "Kuliah gratis itu memang menjadi program kami tetapi sekarang ini masih dalam tahap penyusunan," kata Ishak.

Sementara itu, pengamat pendidikan Dr Alfitri menegaskan, kuliah gratis mungkin saja, asal ada kemauan untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Karena, angka kelulusan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi masih sangat rendah. Jika ada, kebijakan semacam itu akan mendukung sekali.

"Ini penting sekali karena kita membutuhkan sumber daya manusia yang bersaing. Jadi, jika program ini terealisasi di Sumsel, mereka yang ingin melanjutkan, namun tidak memiliki biaya, punya peluang sangat besar untuk dapat melanjutkan. Hal ini termasuk kebijakan yang langka," kata dia.

Related posts