Terapkan Pelepasan Saham Berdasarkan Ekuitas - Meningkatkan Likuiditas

NERACA

Likuiditas sangat penting bagi pergerakan saham. Semakin likuid sebuah saham, berarti pembeli dan penjual yang bertransaksi semakin banyak. Likuiditas di dalam saham ditunjukkan dengan tinggi atau rendahnya volume transaksi harian.

Pentingnya likuiditas sebuah saham benar-benar disadari oleh emiten/perusahaan yang menerbitkan saham. kurangnya likuiditas juga bisa berakobat buruk bagi emiten terkait karena pergerakan harga saham menjadi terbatas.

Untuk meningkatkan likuiditas, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan peraturan pelepasan saham perusahaan ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) di tahun kuda kayu ini berdasarkan ekuitas (kekayaan bersih perusahaan).

Dalam sebuah perusahaan komponen ekuitas terdiri dari saham, laba ditahan dan agio saham yang semuanya merupakan milik perusahaan itu sendiri. Sedangkan dalam kaitannya dengan kebutuhan modal untuk ekspansi, ekuitas sering juga diartikan sebagai modal kepemilikan (equity of capital). Artinya jika perusahaan membutuhkan dana untuk pengembangan usaha maka salah satu alternatif sumbernya bisa berasal dari modal sendiri. Dalam hal ini perusahaan bisa menerbitkan saham baru dan menjualnya kepada pihak lain, atau pemegang saham yang ada.

"Intinya untuk meningkatkan likuiditas. Makin rendah ekuitas perusahaan, jumlah saham yang beredar (free float) bisa semakin banyak, begitu pun sebaliknya," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ito mencontohkan jika ekuitas perusahaan nilainya di bawah Rp500 miliar, batasan minimum yang dilepas ke publik sebesar 20%. Sementara itu, untuk perusahaan dengan ekuitas senilai Rp500 miliar-Rp2 triliun, jumlah saham yang dilepas ke publik sebanyak 15%. Dan, ekuitas perusahaan sebesar Rp2 triliun ke atas sebesar 10%.

“Aturan itu diterapkan bagi perusahaan yang baru mengajukan IPO pada tahun 2014. Namun, bagi perusahaan yang sudah mengajukan IPO pada tahun 2013 belum dikenai peraturan itu,” tutur dia

Related posts