SBY Tunjuk Kartika Wirjoatmodjo Jadi Kepala LPS

NERACA

Jakarta - Untuk mengisi kekosongan kursi kepala eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Kartika Wirjoatmodjo sebagai pengganti Kepala LPS terdahulu, Mirza Adityaswara yang kini menjadi Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI)

Sekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho dalam siaran persnya menjelaskan, pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 150/M/Tahun 2013. “Kartika secara resmi menjadi anggota dewan komisioner merangkap Kepala Eksekutif LPS terhitung tanggal 6 Januari 2014, jabatan kartika sebelumnya adalah presiden direktur dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF),” ujar Samsu.

Dengan pengangkatan Kartika, tambah Samsu maka susunan dewan komisioner LPS antara lain, Heru Budiargo sebagai anggota dewan merangkap ketua. “Siswanto sebagai anggota, Rizal Bambang Prasetijo sebagai anggota,” imbuh Samsu.

Selain itu, sebagai anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan ada Ahmad Fuad Rahmany, Sedangkan Ronald Waas sebagai anggota ex-officio dari Bank Indonesia.

Kartika Wirjoatmodjo pernah duduk sebagai managing director PT Mandiri Sekuritas hingga September 2011. Tidak hanya itu, dia juga pernah menjabat senior vice president/group head strategy and performance di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hingga 2008.

PKomisi XI DPR secara resmi menunjuk Mirza sebagai DGS BI (17/9), setelah dilakukan pemungutan suara atauvoting. Dari 48 anggota komisi yang hadir, Mirza berhasil memperoleh 32 suara. Sedangkan Anton dipilih oleh 2 suara. Sisanya sebanyak 9 anggota komisi memilih untuk menolak keduanya, lalu 4 anggota abstain dan 1 anggota mengosongkan surat suara.

Menurut Harry Azhar, hasil pemilihan tersebut akan dilaporkan pada Sidang Paripurna DPR pada 17 September 2013 atau hari ini. “Setelah disahkan (menjadi DGS BI) dalam satu minggu ke depan akan dilantik di Mahkamah Agung. Ya, sekitar 10 hari-2 minggu dia (Mirza) baru memiliki hak penuh menjadi DGS,” katanya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencalonkan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara dan Kepala Ekonom Bank Danamon Anton Danamon sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI). Sejak empat tahun lalu, kursi Deputi Gubernur Senior BI lowong karena ditinggal Darmin Nasution yang naik pangkat menjadi Gubernur BI

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner LPS, Heru Budiargo mengatakan sosok pengganti Mirza akan direkomendasikan oleh Menteri Keuangan Chatib Basri lalu prosesnya oleh Presiden SBy. Menurut Heru, posisi itu tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu lama, karena LPS merupakan pengawal ketahanan perbankan.

Oleh karena itu, perlu mempertahankan struktur organisasi yang kuat. Dia berharap pengganti Mirza adalah orang yang memiliki pemahaman yang baik terhadap kondisi perbankan, ekonomi makro dan mikro. Selain itu harus mampu memahami dan menangani persoalan yang dihadapi oleh LPS dengan cepat, terutama dalam mengikuti standard dan operasional LPS. Heru menambahkan Kepala LPS yang baru diharapkan mampu berperan seperti Mirza atau bahkan jauh lebih baik untuk menjadikan lembaga ini lebih dipercaya masyarakat. [sylke]

Related posts