BEI Lanjutkan Lelang 9 Kursi Anggota Bursa

Melanjutkan target lelang yang belum tercapai tahun kemarin, maka di tahun 2014, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan lelang kursi keanggotaan bursa (AB). Namun kali ini, lelang kursi AB yang ditawarkan sebanyak sembilan saham bursa. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, beberapa saham yang akan dilelang, seperti Patalian Water Securindo dengan nomor saham 196, United Asia Securities nomor saham 188. Antaboga Deltasekuritas Indonesia dengan nomor saham 012, Signature Capital Indonesia dengan nomor saham 045, Sarijaya Permana Sekuritas dengan nomor saham 181.

Selain itu, yang dilelang lainnya adalah Dinar Sekuritas dengan nomor saham 139, RBS Asia Securities Indonesia dengan nomor 079, Bapindo Bumi Sekuritas dengan nomor saham 034, dan Financorporindo Nusa dengan nomor 070. Setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Anggota Bursa Efek sebagaimana diatur dalam peraturan Bursa Nomor III-A.

Sebelumnya, BEI telah melalukan lelang dua kursi AB yaitu PT Financorporindo Nusa dan PT Bapindo Bumi Sekuritas. Namun dalam perjalanannya, lelang kedua AB tersebut sepi dari peminat investor lokal ataupun investor asing.

Kala itu, Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat pernah bilang, penawaran hak keanggotaan bursa PT Financorporindo Nusa dan PT Bapindo Bumi Sekuritas dilakukan tanpa harus melalui lelang, dan diklaim sudah posisi “on sale”. Hal tersebut dikarenakan belum berakhirnya izin operasional kedua perusahaan sekuritas tersebut.“Izin operasi perusahaan belum habis, jadi mereka bisa menjual (hak keanggotaan bursa) sendiri tanpa melalui lelang,” katanya.

Pencabutan izin kedua perusahaan sekuritas tersebut dilakukan pihak otoritas lantaran keduanya tidak memenuhi batas waktu yang ditetapkan untuk memenuhi modal minimal untuk ketentuan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang ditetapkan kurang dari Rp 25 miliar. BEI telah menjatuhkan suspensi kepada Financorporindo pada Oktober 2011. (bani)

Related posts