Cipaganti Realisasikan IPO Rp 68,61 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) sudah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) sebesar Rp68,61 miliar. Tercatat sekitar 31,91% atau sekitar Rp21,90 miliar untuk pembelian 200 unit kendaraan shuttle dan travel. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya 48,05% atau sebesar Rp32,96 miliar untuk pembelian 425 unit taksi. 14,57% atau sebesar Rp10 miliar untuk pelunasan pembelian tanah lokasi kantor dan pool dan sisanya sebesar Rp3,75 miliar atau 5,47% untuk tambahan modal kerja. Penggunaan dana tersebut mengalami perubahan dari rencana awal perseroan dalam prospekturnya.

Asal tahu saja, pasca pelaksanaan penawaran saham umum perdananya, Cipaganti Citra Graha menargetkan dapat menambah armadanya sebanyak 1.950 unit. Tambahan kendaraan baru tersebut berupa 500 unit travel, 500 unit rental mobil, 900 unit taksi dan 50 unit bus pariwisata.

Selain itu, perseroan juga bakal melakukan peremajaan pada 45 unit alat berat perseroan untuk disewakan. Tapi ini tidak menambah jumlah unit yang dimiliki perseroan, “Kami mengharapkan, penambahan kendaraan baru tersebut bisa terpenuhi hingga akhir tahun ini. Namun, penambahan armada ini masih bergantung pada ketersediaan unit dari dealer," kata Direktur Keuangan PT Cipaganti Citra Graha Tbk, Robertus Setiawan.

Sampai akhir tahun 2013, perseroan menargetkan laba bersih dapat tumbuh sekitar 40%. Disebutkan, pertumbuhan laba bersih ditopang dengan existing busines berikut pengembangan dengan adanya penambahan 350 unit taksi dan 300 unit untuk shutle dan travel. Selain itu, dengan adanya penurunan biaya bunga dari existing pinjaman dengan pinjaman yang lebih murah bunganya.

Belum lama ini, perseroan juga telah mengakuisisi dua perusahaan yang bergerak di sektor transportasi. Dua perusahaan tersebut adalah PT Andika Semesta dan PT Pandu Persada Saranamukti. Disamping itu, perseroan juga mengoperasikan sebanyak 75 taksi untuk di Bandara Soekarno –Hatta. Dimana penyediaan beberapa unit taksi untuk bandara diambil dari tambahan jumlah taksi tahun ini sebanyak 350 unit.

Tercatat, saat ini Cipaganti Group berhasil melakukan ekspansi market ke pulau Bali, Sumatera, dan Kalimantan. Per 31 Desember 2012, Cipaganti mengoperasikan 1 kantor pusat, 8 kantor cabang, dan 50 kantor usaha yang tersebar dibeberapa kota di Indonesia yang dilengkapi dengan fasilitas pool serta workshop untuk kegiatan pemeliharaan dan perawatan unit kendaraan dan alat berat. (bani)

Related posts