WHO: Agar Sehat, Kurangi Asupan Gula

NERACA

Bukan isu baru, jika konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan berbagai penyakit, terutama diabetes. Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk mengurangi setengah asupan gula harian, untuk hidup yang lebih sehat.

WHO mengungkapkan asupan gula berlebih juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Professor Shrinath Reddy, kardiologis Harvard School of Public Health sekaligus dewan pakar WHO mengatakan sudah terdapat banyak penelitian yang membuktikan kaitan konsumsi gula dengan penyakit jantung dan kardiovaskular. “Untuk itu, kami merekomendasikan mengurangi asupan gula,” katanya.

Sementara, dalam penelitian yang dilakukan Emory School of Medicine di Amerika Serikat, menyebutkan orang dewasa di negara-negara industri mengonsumsi gula hingga 46 sendok teh sehari, yang terakumulasi dari asupan makanan sehari-hari mulai sarapan hingga makan malam.

Adapun proposal pengurangan asupan gula tersebut tidak hanya ditujukan di kalangan konsumen, melainkan juga produsen. Para ahli juga menyarankan kepada para perusahaan makanan untuk turut menurunkan kadar gula dalam produk makanan mereka.

Pasalnya, satu kaleng soda bisa jadi mengandung sepuluh sendok teh gula, sementara camilan cokelat memiliki lima sendok teh gula, semangkuk sereal mengandung sekitar empat sendok teh gula dan ada delapan sendok teh gula dalam beberapa makanan siap saji.

Upaya menurunkan kadar gula dalam produksi makanan tidaklah mudah. Hal ini dapat menyebabkan makanan dan minuman tersebut tidak lagi digemari masyarakat. Philip James, presiden dari Asosiasi Internasional untuk penelitian obesitas yang bekerja sama dengan WHO, menggambarkan kondisi ini sebagai 'dinamit politik'. "Industri makanan akan melakukan segala cara untuk merusak peringatan kesehatan ini," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, WHO menunjukkan cara menurunkan jumlah kadar gula tambahan pada makanan, yaitu dengan hanya mengonsumsi buah atau sari pati alami, serta mengurangi asupan gula harian hingga 10%. “Jika Anda biasa mengonsumsi gula hingga sepuluh sendok teh sehari, kini gunakan hanya lima sendok teh gula,” kata James.

Related posts