BSM Optimistis Kinerja Bakal Lebih Baik - Pada 2014

NERACA

Jakarta - Pada tahun ini, Bank Syariah Mandiri (BSM) optimis untuk mencatatkan kinerja perusahaan yang baik dibandingkan tahun 2013 lalu. Direktur Utama BSM, Yuslam Fauzi mengatakan, optimism itu terjadi karena sudah banyaknya perubahan yang dilakukan sejak tahun lalu, maka hasilnya akan terlihat pada tahun ini.

Lebih lanjut, Yuslam mengatakan, perubahan perubahan yang dilakukan antara lain adalah mengganti core banking. “Selain itu kita juga mengganti sistem kerja, lalu mengganti sistem lain dan semacamnya, memang perubahan ini dilakukan agar tidak seperti 2013 lalu,” kata Yuslam di Jakarta, Kamis (2/1).

Meskipun tahun ini optimisnya meningkat, Yuslam belum bisa menjelaskan berapa angka yang dipastikan tumbuh di perusahaan. “Tahun 2013 ini kan belum tutup buku, tapi di sektor pembiayaan tetap di Usaha kecil menengah (UKM) 72%, siap kita tingkatkan lagi,” ucap dia.

Sebelumnya, untuk meningkatkan kinerja, BSM meluncurkan Layanan Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah, ini merupakan tabungan saham syariah yang khusus digunakan untuk keperluan transaksi efek. Direktur BSM, Hanawijaya mengatakan, tabungan saham syariah ini dibuat untuk meningkatkan kepercayaan investor yang ingin berinvestasi di pasar modal, khususnya syariah di Indonesia.

“Tabungan saham syariah juga salah satu bentuk transparansi kepada investor di mana pencatatan dana setiap nasabah dilakukan secara terpisah dari pencatatan dana perusahaan efek dan dana nasabah lainnya di bank,” kata Hanawijaya


Lebih lanjut, dia juga menjelaskan, untuk mendukung transparansi pencatatan transaksi dana nasabah, tabungan saham syariah ini juga dilengkapi dengan, fasilitas notifikasi melalui email secara real time sehingga nasabah akan selalu diberi informasi setiap melakukan transaksi trading online saham.


Nasabah Tabungan Saham Syariah tidak memperoleh Buku Tabungan dan kartu ATM. Hal itu karena dana pada Tabungan Saham Syariah hanya untuk keperluan transaksi jual beli saham. Nasabah Tabungan Saham Syariah dapat menarik dananya dengan memberikan instruksi kepada Perusahaan Efek melalui online trading saham syariah.

Hingga saat ini BSM memiliki 82 produk dan layanan syariah. Jumlah outlet BSM per September 2013 mencapai 136 Kantor Cabang (KC), 493 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 58 Kantor Kas (KK), Konter Layanan Syariah (KLS) 6, dan 127 Playment Point (PP).

Kinerja keuangan BSM sendiri per September 2013 (unaudit) asetnya mencapai Rp61,81 trilliun, pembiayaan mencapai Rp49,70 trilliun, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp54,44 trilliun.

Sebelumnya, BSM juga menyelenggarakan International Islamic Expo 2013, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dengan acara ini diharapkan memperkuat posisi BSM di masyarakat sebagai bank haji dan umrah. [sylke]

Related posts