Dian Swastika Bidik Pendapatan US$ 780 Juta - Berharap Harga Batubara Membaik

NERACA

Jakarta – PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menargetkan pendapatan 2014 tumbuh 30% menjadi US$780 juta dari estimasi sepanjang tahun 2013 sebesar US$600 juta,”Pendapatan tahun 2014 diharapkan tumbuh 30% dari pendapatan tahun kemarin dan diharapkan pula, harga batubara pada 2014 membaik,”kata Direktur dan Seketaris Perusahaan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Hermawan Tarjono di Jakarta, kemarin.

Meskipun tidak dapat memastikan harga batubara di tahun 2014, dirinya menuturkan, kontribusi pendapatan di 2014 masih didominasi oleh batubara sekitar 70% dan sisanya dari anak usaha perseroan. Ke depannya, kontribusi anak usaha akan diusahakan lebih tinggi, sehingga porsi pendapatan dari batubara bisa berkurang.

Sebagai informasi, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2014 sebesar US$270 juta atau naik 170% dari capex tahun 2013 sebesar US$100 juta. Nantinya, dana capex akan dipergunakan untuk pembangunan pembangkit listrik dengan biaya sekitar US$200 juta.“Perseroan sudah mulai membangun pembangkit listrik di mulut tambang Sumsel-5 berkapasitas 2x150 megawatt dan ditargetkan untuk commissioning pada kuartal akhir 2015”,ujarnya.

Sebagian besar dana capex memang dipersiapkan untuk (Independen Power Plan/IPP). Dananya sendiri bersumber dari kas internal dan sebagian besar dari pinjaman perbankan. Pinjaman perbankan tersebut berasal dari China Development Bank Corporation sebesar US$318 jutan yang diperolehnya dari anak usaha perseroan yakni PT DSSP Power Sumsel sejak 2012.“Nantinya, sisa dana capex sebesar US$70 juta akan dipergunakan untuk pengembangan usaha lainnya dan suntikan ke anak usaha yang bergerak dibidang tv berbayar,”jelasnya.

Selain itu, tahun 2014, perseroan akan menggenjot pengembangan bisnis anak usahanya yakni PT Mora Quatro Multimedia dengan menyuntikan dana sebesar US$50 juta. Asal tahu saja, PT Mora Quatro Multimedia merupakan anak usaha perseroan yang baru diakuisisi pada 2012 dan pasarnya masih kecil.“Tahun depan Mora Quatro Multimedia akan memasang serat optik di daerah Cibubur dan BSD (Bumi Serpong Damai). Investasinya akan dilakukan secara bertahap”, katanya.

Dia menambahkan, untuk tahap pertama perseroan akan mengucurkan dana sebesar US$50 juta yang diambilnya dari capex 2014 milik perseroan yang sebesar US$270 juta. Dia mengakui kontribusi PT Mora Quatro Multimedia ke pendapatan perseroan masih terbilang sangat kecil, namun ke depan diharapkan dapat meningkat lebih besar.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa pemegang saham telah menyetujui untuk mengakuisisi perusahaan tercatat di bursa Singapura, yakni United Fiber System Ltd (UFS). Disebutkan, akuisisi UFS dilakukan dengan cara tukar guling saham (debt to equity swap/DES) anak usaha perseroan, yaitu PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). (nurul)

Related posts