Save the Earth, Sektor Industri Diajak Hemat Listrik dan Air

NERACA

Bogor - Para pengelola sektor industri dan perhotelan diajak hemat energi listrik dan air. Hal ini dilakukan karena kedua sektor industri tersebut, menyedot energi paling besar dibandingkan sektor lainnya.

Ajakan tersebut dituangkan dalam bentuk Seminar Sehari Pengenalan Metode Efisiensi Energi Listrik dan Air di Sektor Industri dan Perhotelan yang diselenggarakan di IPB Convention Center, Kamis (21/7)

Ketua Penyelenggara Adi Priyanto mengatakan bahwa sejalan dengan penghematan energi listrik dan air yang telah dihimbau oleh pemerintah, panitia mencoba ikut berperan aktif dalam upaya mensosialisasikan kepada pelanggan PLN dan PDAM untuk melakukan penghematan listrik dan air.

Seminar yang diselenggarakan oleh PDAM Tirta Pakuan Bogor dan PLN Area Pelayanan Jaringan Bogor ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari kalangan industri dan perhotelan di sekitar Jabodetabek termasuk pengelola kawasan industri, industriawan, pengusaha perhotelan, asosiasi pengusaha listrik dan air , vendor peralatan listrik, instrumen kontrol sistem dan metering, peralatan distribusi air minum, perbankan dan engenir.

“Pelanggan industri dan perhotelan memegang peranan yang sangat penting untuk memegang peranan ini karena volume pemakaiannya yang sangat besar. Untuk meningkatkan daya saing perekonomian dan ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup serta memperingati HJB (Hari Jadi Kota Bogor) ke-529 kami menyelenggarakan acara Seminar Sehari tentang Pengenalan Metode Efisiensi Energi Listrik dan Air di Sektor Industri dan Perhotelan,” ujar Adi.

Dalam seminar tersebut, peserta diajak sharing informasi sehubungan dengan pengenalan dan metode Efisiensi Energi Listrik dan Air di Sektor Industri dan Perhotelan. Diskusi berlangsung dua arah sehingga seminar lebih hidup dan bermanfaat bagi peserta.

“Pemerintah Kota Bogor sudah kita kenal lama sangat antusias menggalakan gerakan hemat energi. Kami yakin bahwa pasca seminar nanti gerakan hemat energi listrik dan air di Kota Bogor akan berlangsung berkesinambungan,” ujar Adi optimistis.

BERITA TERKAIT

Kadin: Tak Mungkin Terulang Krisis 1998-2008 - PROSPEK PERTUMBUHAN INDUSTRI DAN SEKTOR PERKEBUNAN

Jakarta-Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menyatakan sikap optimistis krisis ekonomi 1998 dan 2008 atau…

BEI Bakal Tambah Tiga Sektor Saham Baru - Perbanyak Perusahaan Go Public

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan likuiditas dan transaksi harian di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menambah tiga…

Saat Obligasi Pemerintah Mengancam Industri Perbankan

  Oleh: Djony Edward Langgam pengaturan bunga di industri keuangan belakangan sedikit tercoreng, terutama dengan gencarnya penerbitan Surat Utang Negara…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga NERACA Sukabumi - Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN…

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga NERACA Sukabumi - Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN…

Pemprov Sumsel Maksimalkan Program Pengentasan Kemiskinan

Pemprov Sumsel Maksimalkan Program Pengentasan Kemiskinan NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) berupaya memaksimalkan program pengentasan kemiskinan…