Gurihnya Bisnis Ayam Pedaging

Pengelolaan bisnis yang mudah, membuat bisnis ini terus dimintai. Tetapi, jangan salah, meski simpel keuntungan yang didulang cukup menarik, apalagi kalau harga bahan kebutuhan pokok sedang melambung, membuat banyak pelaku usaha panen di bisnis ini.

NERACA

Ya, cara mengelola bisnis ini memang cukup mudah, tak heran jika orang seperti pria yang akrab disapa Ari ini, telah cukup lama menggeluti bisnis ayam pedaging di kawasan Mencong, Tangerang, salah satu alasan utamanya adalah karena cara mengelola bisnis yang cukup mudah.

“Tadinya saya karyawan sebuah hotel, tetapi ketika melihat sepupu menjual ayam, saya ikut tertarik dan mulai ikut-ikutan investasi di usaha tersebut. Selain itu, bisnis ini pengelolaannya juga cukup mudah,” sebut dia.

Ari pun lantas menceritakan, bagaimana cara dia membudidayakan ayam dan memetik keuntungan dalam waktu 5-6 minggu. Nah, ini alasannya kenapa banyak orang yang ingin menggeluti bisnis ini. Apalagi kalau bukan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan tentu saja sangat menguntungkan.

Faktor utama pemikat bisnis ayam potong adalah kebutuhan yang kian meningkat dari tahun ke tahun dengan harga yang cenderung melambung, terutama saat menjelang tahun baru seperti beberapa hari yang lalu atau jelang hari raya seperti lebaran dan lain sebaginya. Karena seperti biasa, dari tahun ke tahun, lebih dari 340 ton daging ayam dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan di hari raya dan tahun baru.

“Biasanya kalau sehari-hari kita bisa menjual sebanyak puluhan sampai ratusan ekor ayam, nah ketika mendekati tahun baru kemarin, permintaan meningkat jauh lebih besar, mungkin banyak orang yang punya acara bakar-bakaran kali yah,” sebut dia.

Soal investasi pun tak teramat besar, kalau Anda ingin menggeluti bisnis ini namun tak punya dana yang besar. Tak perlu khawatir, karena Anda bisa memulainya dengan cara sederhana terlebih dahulu. Nah, setelah maju baru bisnis ayam pedagin dikembangkan. “Waktu pertama mulai, saya juga tak punya modal yang bayak, saya sisihkan dari gaji saya waktu bekerja, ya pokoknya semua diawali dari yang kecil-kecil dulu,” tegasnya.

Manfaat Lonjakan Harga

Keuntungan dari bisnis ini memang cukup menjanjikan. Maklum pengelolaannya tak butuh banyak mengeluarkan energi. Nah, soal keuntungan bisnis ini, rasanya tak perlu diragukan lagi. Sebab daging ayam merupakan salah satu dari beberapa bahan kebutuhan pokok.

Apalagi jika terjadi lonjakan harga beberapa kebutuhan pokok, harga daging ayam pun pasti turut melonjak. Memang para pedagang ayam mungkin mempunyai kesempatan besar untuk mendulang untung saat menjelang hari raya. Karena sudah bukan hal aneh lagi ketika menjelang hari raya harga kebutuhan pokok pasti meningkat, tak terkecuali dengan harga daging ayam, juga turut melonjak.

Tetapi, menurut Ari permintaan daging ayam jelang untuk perayaan tahun baru juga tak kalah hebat, makanya moment ini merupakan salah satu momen untuk mendulang untung selain di hari raya.

“Saya sih melihat itu sudah seperti tradisi, biasanya kita menjual di harga Rp28 ribu, kini kita menjual dikisaran Rp30 ribuan. memang harganya masih kalah hebat ketika lebaran. Tetapi, harga seperti ini juga sudah cukup baik, ” tegas Ari.

Related posts