BRI dan Danamon Dukung Transisi Pengawasan - Dari BI ke OJK

NERACA

Jakarta -Mulai tahun depan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi akan mengambil-alih fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan di bidang perbankan dari Bank Indonesia (BI). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk, mendukung kedua lembaga tersebut dan optimistis transisi pengawasan bank akan berjalan mulus.

"Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kerja sama dari dua institusi ini,” ujar Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Sofyan Basir di Jakarta, pekan lalu.Banyak hal positif dari pengalihan ini karena pengawasan akan menjadi lebih fokus dan terintegrasi dengan institusi keuangan lain.

"Selain itu juga akan lebih efektif karena pengawasan ke sektor perbankan dan keuangan dilakukan oleh satu lembaga yang sama," tambah Sofyan. Diajuga mengapresiasi atas dukungan BI selama masa transisi ini dan mengharapkan masa peralihan kewenangan ini dapat berlangsung dengan lancar. "BRI optimistis transisi ini akan berlangsung lancar dan tanpa hambatan", jelasnya.

Dikatakan Sofyan, lembaga yang dipimpinnya sebagai bank pelaksana, pastinya akan taat kepada regulasi. “Tentunya akan mendukung penuh dan tunduk terhadap regulator baru yang akan jalan pada 2014 mendatang," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Danamon, Henry Ho, menyampaikan dukungannya terhadap BI dan OJK atas proses transisi pengalihan fungsi pengawasan bank. Dia beserta jajaran Manajemen Danamon mengaku siap bekerjasama dengan BI dan OJK menjalankan sistem perbankan yang sehat.

“Kami melihat pengalihan ini sebagai sesuatu yang positif karena pengawasan akan menjadi lebih fokus serta terintegrasi dengan institusi keuangan lainnya. Selain jasa perbankan, Danamon juga memberi layanan pembiayaan (multifinance),asuransi serta kredit barang melalui anak usahanya yaitu Adira Finance, Adira Insurance dan Adira Kredit. Kami harap proses pengalihan ini dapat berjalan dengan lancar serta akan meningkatkan efisiensi dalam industri keuangan," jelas Henry Ho. [fba]

menyampaikan dukungan Danamon kepada BI dan OJK atas proses transisi pengalihan fungsi pengawasan bank ke OJK, serta siap bersama dengan BI dan OJK menjalankan sistem perbankan yang sehat. Lebih lanjut Henry Ho menyatakan, “Danamon melihat pengalihan ini sebagai sesuatu yang positif karena pengawasan akan menjadi lebih fokus serta terintegrasi dengan institusi keuangan lainnya. Selain jasa perbankan, Danamon juga memberi layanan multi-finance, asuransi serta kredit barang melalui anak usahanya yaitu Adira Finance, Adira Insurance dan Adira Kredit. Kami harap proses pengalihan ini dapat berjalan dengan lancar serta akan meningkatkan efisiensi dalam industri keuangan.”

BERITA TERKAIT

Jakarta Perlu Lakukan Pengawasan dan Penegakan Hukum Pencemaran Udara

Jakarta Perlu Lakukan Pengawasan dan Penegakan Hukum Pencemaran Udara NERACA Jakarta - Jakarta perlu melakukan pengawasan dan penegakan hukum terkait…

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Apkasi Dukung Program P3K 2019

NERACA Jakarta - Jika tidak ada aral melintang, penerimaan tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

LPS Perkirakan BI Tahan Suku Bunga Di Awal 2019

NERACA Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada awal 2019 ini…

Regulator Terapkan Perhitungan Risiko Pasar Basel III Terbaru

  NERACA Jakarta - Regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadiri pertemuan para Gubernur Bank Sentral dan Pimpinan Otoritas Pengawas Sektor…

Sejumlah Perusahaan Jasa Keuangan Manfaatkan NIK - Gandeng Kemendagri

  NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)…